oleh

Gabungan LSM di Bombana Gelar Unjuk Rasa Tuntut Kasus Hauling PT Jhonlin Dituntaskan

BOMBANA, SUARADEWAN.com — Gabungan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Bombana melakukan aksi unjuk rasa (unras) di Depan Kantor Kejaksaan Negeri Bombana dan Kantor DPRD Kabupaten Bombana, Senin (8/6).

Aksi unjuk rasa gabungan 3 Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Hukum dan Kebijakan Daerah (LSM-GERHANA), Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD-Sultra), dan LSM Perisai. Aksi gabungan diawali di bundaran munajah kasipute, menuju kejaksaan negeri bombana, dan terakhir di gedung DPRD Bombana.

banner 1280x904

Buntut atas protes oleh sejumlah aktivis Bombana disebabkan kasus hukum yang saat ini ditangani oleh aparat hukum di Bombana belum maksimal.

Sejumlah tuntutan yang dituntut diantaranya kasus Hauling (jalan angkut) kendaraan Milik PT. Jhonlin Batu Mandiri yang merusak jalan yang dilalui dan diduga belum memiliki izin serta pemakaian pembangunan dermaga paria yang ambruk sebelum terpakai oleh mitra PT. Jhonlin

Baca juga  PT. Jhonlin Tak Hadir RDP di DPRD Sultra, Aliansi Sipil Pro Demokrasi Bombana Kecewa

Direktur Eksekutif LKPD Sultra, Muh. Arham mengatakan dalam orasinya sangat mendukung investasi besar di Kabupaten Bombana namun ia juga meminta agar setiap perusahaan yang akan berinvestasi harus mematuhi aturan yang dibuat oleh negara.

“Kami sangat mendukung Jhonlin, kami bangga ada investasi besar di sini namun kami juga minta pihak PT. Jhonlin mematuhi aturan yang dibuat negara, karena kita berada di negara hukum,” ucap Arham.

Saat unjuk rasa di depan kantor DPRD Bombana Direktur Eksekutif GERHANA Bombana, Mayon Susanto juga mendesak Anggota Legislatif untuk bekerja secara maksimal dan menuntut pihak PT. Jhonlin agar mematuhi UU yang di buat negara.

Baca juga  Alfamidi Serahkan 100 Paket Sembako Peduli Covid-19 di Kabupaten Bombana

“Anggota DPRD Bombana harus bekerja secara maksimal, kami menuntut agar pihak PT. Jhonlin menghentikan aktivitas Hauling (Jalan Angkut) dan Pemakain Dermaga Rakyat Paria oleh Jhonlin dan mitranya,” kata Mayon.

Di depan massa aksi, Ketua DPRD Bombana menyampaikan akan menindak lanjuti tuntutan massa aksi, dan akan merumuskan langkah apa yang akan dilakukan DPRD.

“Apakah akan di bentuk panitia khusus (pansus) atau yang lainnya. Kita akan diskusikan bersama teman-teman DPRD lainnya. kalau bisa kami akan mengundang teman-teman massa aksi untuk terlibat juga,” janji Ketua DPRD Bombana. (asb)

Komentar