oleh

Fraksi Hanura bersama Wakil Ketua DPRD Tangsel Tinjau Gubuk Reot Milik Warga Buaran

TANGSEL, SUARADEWAN.com — Didampingi sejumlah anggota fraksi Hanura, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Moh Saleh Asnawi, meninjau gubuk reot milik Suwardi alias Edy Jarpul (37), warga RT 03 RW 03 Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, pada Senin (21/5/2018) siang.

Saleh Asnawi yang datang dengan mengenakan kemeja coklat tua bergaris itu disambut langsung oleh Edy Jarpul. Selang beberapa menit kedatangannya, salah satu genting rumah Edy pun jatuh, seolah ingin memberikan isyarat bahwa rumah berukuran 4 x 5 meter persegi itu sudah tidak layak huni.

banner 1280x904

Kepada suaradewan.com Saleh Asnawi mengatakan, tinjauan ini atas dasar laporan dari orang-orangnya yang bermukim di daerah tersebut. “Mereka kirim foto kepada saya, setelah saya lihat sendiri ternyata betul apa yang diceritakan oleh mereka. Saya sangat prihatin dengan kondisinya, apalagi dia baru saja operasi hernia,” katanya.

Baca juga  Komisi III DPR Sebut Tudingan Novel Hanya Membentuk Stigma Negatif
Wakil Ketua DPRD Tangsel, Moh Saleh Asnawi (kanan) saat meninjau kediaman Edy Jarpul

Selain itu, terang Saleh Asnawi, salah satu upaya yang bisa ia lakukan di akhir masa jabatannya adalah mendorong pihak Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Tangsel juga turut serta menanggulangi persoalan yang saat ini dihadapi oleh Edy Jarpul.

“Sengaja saya bawa Ketua CSR Tangsel pak Pane, agar bisa dibantu menanggulangi. Tapi ketika CSR tidak bisa bergerak dengan cepat saya akan memaksimalkan usaha saya diakhir masa jabatan saya,” terangnya.

Baca juga  Dinilai Melenceng Dari Target, Wakil DPRD Tangsel Kembali Lakukan Sidak Proses Pembangunan Gedung Dewan

Ditempat yang sama, Edy Jarpul mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Wakil DPRD Kota Tangsel. Ia pun mengaku tidak bisa mengharapkan apapun kecuali berdoa agar kediamannya tidak lagi kebanjiran saat musim penghujan datang.

“Saya terimakasih sekali sudah dibantu, saya juga hanya bisa berdoa agar rumah saya tidak banjir lagi kalau musim hujan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Edy Jarpul sendiri merupakan pegawai di salah satu Universitas Swasta Di Kota Tangsel. Kondisi rumahnya memburuknya sekira hampir 10 tahun terakhir, tepatnya saat kedua orang tuanya wafat. (FN)

Komentar