oleh

Fahri Hamzah Minta Agus Rahardjo Mundur Dari Ketua KPK

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Agus Rahardjo mundur dari posisinya sebagai ketua KPK. Dirinya menuding ketua anti rasuah itu memiliki konflik kepentingan dalam kasus e-KTP, mengingat sebelumnya Agus menjabat Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) saat proyek ini akan dibahas oleh Kementerian Dalam Negara.

“Sebelum ini mengalir menjadi conflict of interest lanjutan, saya kira dia harus mengundurkan diri terlebih dahulu. Biarkan proses ini berjalan tanpa intervensi. Ada indikasi konflik kepentingan antara Agus Rahardjo sebagai mantan Ketua LKPP dengan Kemendagri. Dalam hal ini kepentingan Agus Rahardjo sangat tampak,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/17).

banner 728x419

Fhri menilai ada kejanggalan dalam kasus korupsi e-KTP yang saat ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi di bawah kepemimpinan Agus.

Menurut Fahri hasil audit BPK tahun 2012,2013 dan  2014 menyatakan proyek e-KTP bersih, namun setelah Agus Rahardjo menjadi ketua KPK, kasus ini menjadi kasus korupsi dengan mengacu pada temuan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun.

“Setelah audit, BPK menyatakan kasus ini bersih. Tapi begitu setelah Agus jadi Ketua KPK, lalu kasus ini dijadikan kasus korupsi,” sebut Fahri

Fahri mengakui, bahwa kesimpulannya terkait adanya indikasi konflik kepentingan dalam kasus e-KTP didapatkanya dari keterangan sejumlah pihak dan sejumlah dokumen yang ia baca, termasuk laporan hasil audit BPK sebelum-sebelumnya.

“Sementara dalam keterangan yang kita dengar dari banyak pihak juga, Agus Rahardjo punya kepentingan terhadap pengusaha dan Agus termasuk membawa pengusaha ketemu mantan Mendagri Gamawan Fauzi,” pungkasnya. (DD)

Komentar

Berita Lainnya