oleh

Elektabilitas vs Ketum Parpol, Siapa Paling Berpeluang Maju Pilpres 2024?

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Sedikitnya ada 6 tokoh nasional selalu disebut-sebut berpeluang menjadi Calon Presiden pada Pemilihan Prrsiden (Pilpres) RI tahun 2024 mendatang.

Mereka adalah Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

banner 1102x704

Keenam nama ini terbagi dalam dua kelompok yang berbeda. Tiga nama pertama dari klaster ketua umum (ketum) partai politik (parpol) atau capres ketum parpol. Mereka adalah Airlangga Hartarto yang adalah Ketua Umum DPP Partai Golkar dan juga Menko Perekonomian RI, Ketua Umum DPP Partai Gerindra yang juga menjabat Menteri Pertahanan RI dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Sedangkan 3 nama kluster kepala daerah yang memiliki elektabilitas relatif tinggi atau disebut capres elektabilitas yakni Ganjar Pranowo yang adalah Gubernur Jawa Tengah, Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta dan Ridwan Kamil yang adalah Gubernur Jawa Barat.

Lalu bagaimana peluang keenam tokoh ini bisa maju menjadi capres?

Baca Juga:  Anies Himbau Pendukungnya Jangan Mengejek Ahok-Djarot

Peluang Airlangga, Prabowo dan AHY maju sebagai capres terbuka lebar. Pasalnya, ketiga tokoh ini menduduki jabatan sebagai ketua umum partai politik. Pasalnya, untuk bisa maju sebagai capres harus memenuhi minimal 115 kursi di DPR RI. Nah sebagai Ketua Umum Partai terlebih partai besar tentunya punya kans diusung maju capres sangat besar.

Sementara untuk kluster kepala daerah yang nama-namanya moncer dalam survei seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil belum bisa dipastikan maju sebagai capres karena bukan sebagai ketua umum partai politik.

Hal ini dibenarkan Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno. Bahkan ia menilai, peluang ketiga kepala daerah (Capres elektabilitas) itu sebagai capres adalah angin surga. Sebab, nasibnya belum jelas ketimbang capres yang punya kekuatan di partai.

“Kalau Ganjar, Anies, Ridwan Kamil, menurut saya capres angin surga. Mereka tidak punya keistimewaan. Ganjar boleh elektabilitasnya oke, tapi penentunya ada di Megawati,” tutur dia di Jakarta (27/5).

Baca Juga:  Ketum Golkar Dorong Penegak Hukum Bersinergi Dalam Pemberantasan Korupsi

Belum lagi bicara tentang persaingan internal parpol. Di dalam PDIP ada nama Puan Maharani dan Tri Rismaharini. Sehingga, menurut dia, Ganjar masuk dalam kategori capres angin surga.

“Keputusan parpol belum tentu ke Ganjar, makanya saya bilang capres angin surga. Elektablitas boleh tinggi, tapi sekali lagi, masih ada nama Puan dan Risma bisa jadi saingan,” kata Adi.

Kata Adi, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil juga belum terbaca sampai sekarang, parpol mana yang mau mengusung.

“Sehingga jika dianalisis, maka capres elektabilitas vs capres ketum parpol, yang paling berpeluang adalah capres ketua umum parpol,” tandasnya. (red/ed)

Komentar

Berita Lainnya