oleh

Dua Anggota Polsek Bekingi Arena Adu Ayam ditengah Pandemi COVID-19

BOMBANA, SUARADEWAN.com – Tim Satgas Covid-19 Desa Mulaeno, Kec. Poleang Tengah, Kab. Bombana, H. Suhelmy, membubarkan sekelompok orang yang melakukan sabung ayam bangkok di Dusun Sumpang Salo. Pembubaran itu dipimpin Ketua Tim Satgas dan Babinsa Desa Mulaeno.

“Ada sesuatu yang kami anggap janggal di arena sabung ayam itu bertempat di gudang kopra milik sdr S pengusaha kopra tersebut ada dua oknum yang di duga anggota kepolisian yaitu satu dari Polsek Poleang Barat yang satu lagi dari Polsek Poleang,” kata ketua tim Satgas COVID-19, Desa Mulaeno, Poleang Tengah, Bombana, Senin (03/05).

banner 1280x904

Lanjutnya, Kedua oknum tersebut adalah Kanit Reskrim di Polsek masing-masing. Menurutnya, hal ini sangat mencoreng institusi Kepolisian di Kab Bombana khususnya di daerah Poleang “Bagaiamana tidak yang seharusnya memberikan contoh yang baik malah mereka ikut terlibat atau turut serta dalam perbuatan yang tidak terpuji ini,” ucapnya lagi.

Baca juga  Gugas COVID-19: Jam Kerja Perlu Diatur Untuk Adaptasi Kebiasaan Baru
H. Suhelmi (Kepala Desan Mulaeno)

Di bulan suci Ramadhan ini seharusnya di isi hal-hal yang positif apalagi di tengah pandemi COVID-19 pemerintah sudah menghimbau untuk kita tetap dirumah dan tidak membuat keramaian apalagi itu jelas dalam maklumat Kapolri.

Satgas covid 19 desa Mulaeno bersama babinsa telah berhasil membubarkan adu ayam itu pada 20.30 WITA sementara kedua oknum polisi itu telah berada dilokasi pukul 17.30 . Itu disaksikan oleh penjaga palang kami hal yg sama juga yg di sampaikan pemilik gudang.

“Atas nama masyarakat Desa Mulaeno mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kapolres Bombana yg telah bertindak cepat memerintahkan anggotanya Kasat Reskrim dan Kasi Propam Resort Bombana untuk menangani hal tersebut. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada juga kepada Kapolda Sultra yang telah merespon langsung dengan menurunkan Kanit Opsnal Paminal Polda Sultra beserta anggotanya ke TKP di Desa Mulaeno,” ucapnya lagi.

Baca juga  Audit Pandang Hukum; Pemerintah Pusat Vs Pemerintah Daerah Dalam Covid-19 di Indonesia

Beliau sangat marah dengan apa yang dilakukan oleh 2 oknum anggota polsek tersebut “Seharusnya kita menjaga nama baik kesatuan dan bekerja sama dalam penanganan COVID-19 yang sekarang sudah masuk zona merah di wilayah sultra ini,” ujar Anggota Opsnal Subbit Paminal Polda Sultra yang tidak mau disebut namanya.

“Dan kami akan proses kedua anggota kami tersebut sesuai UU Polri,” tambah beliau.

Tak lupa kami Satuan Tugas Pencegahan COVID-19 Desa Mulaeno mengucapkan terimakasih kepada bapak Babinsa dan Babinkantib yang sudah siang malam mendampingi kami dalam bertugas. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di tempat lain dan menjadi pelajaran yang berharga untuk semua jajaran Kepolisian agar dapat bekerja sesuai tugasnya yakni mengayomi masyarakat bukan malah membuat keributan. (aw)

Komentar