DPRD DKI Minta Anies Copot Kepala Dinas yang Tak Paham RPJMD

DPRD DKI Minta Anies Copot Kepala Dinas yang Tak Paham RPJMD

JAKARTA, SUARADEWAN.com -- Wakil Ketua DPRD Jakarta M Taufik menyarankan, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mencopot Kepala Dina

DPRD: Sejak Ahok Dipenjara dan Dipimpin Djarot, Pejabat DKI Tak Loyal Pada Pimpinan
Berkat PP 18/2017, Tunjangan Anggota DPRD Akan Naik 4 Kali Lipat
Politikus PDIP Sebut Rencana Pelepasan Saham Bir Pemprov DKI Tidak Bijak

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Wakil Ketua DPRD Jakarta M Taufik menyarankan, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mencopot Kepala Dinas Perumahan Provinsi Jakarta Agustino.

Selain Agustino, politikus Partai Gerindra itu menyarankan Anies dan Sandiaga mencopot Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta Sopan Adrianto.

Taufik menilai, dua pejabat tersebut tak memahami rencana kerja yang termaktub dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Waktu kami bertanya dalam rapat RPJMD, masak mereka tak paham apa yang mau lakukan, ya berhenti saja. Kemudian saya kira dinas pendidikan juga harus diganti. Semangatnya tak ada,” ujar Taufik di Balai Kota, Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Baca juga  Taufik Pastikan DPRD DKI tidak akan Ribut dengan Anies-Sandi

Tak hanya itu, Taufik menilai kedua kepala dinas tersebut tak berkomitmen karena tak menguasai bidang yang dipimpin.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jakarta menyarankan Anies segera mengganti kepala dinas tersebut pada akhir April ini.

“Saran saya akhir bulan ini mesti kelar itu. Ganti saja orang yang tak berkomitmen, yang tak kompeten. Mungkin secara kompetensi, kalau dites semua ok. Secara mental belum tentu. Latar belakang pendidikan berpengaruh kepada sikapnya,” kata Taufik.

Baca juga  DPRD DKI Minta Dugaan Malpraktik di Puskesmas Kalideres Diusut Tuntas

Sementara Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno meminta bersabar perihal evaluasi kepala dinas.

“Ini baru mulai, jadi sabar saja, dan tidak ada tenggat waktu untuk ini. Tapi memang 16 April hari ini pas enam bulan kami memerintah,” tandasnya. (sc)

COMMENTS

DISQUS: