oleh

Ngeteh Di Ruang Tamu NDP HMI

  • Version
  • Download 391
  • File Size 2.11 MB
  • File Count 1
  • Create Date 13 Maret 2020
  • Last Updated 19 April 2020

Ngeteh Di Ruang Tamu NDP HMI

Buku yang ada di hadapan anda ini adalah hasil penyempurnaan, meski tak sepenuhnya sempurna memang. Pertama kali buku ini penulis rangkai adalah kala menjelang kongres HMI Jakarta tahun 2013, kongres yang berpindah-pindah tempat itu, serta memakan waktu sampai satu bulan. Kongres yang sangat melelahkan setidaknya berdasarkan pengalaman subjektif penulis sebagai salah satu kontestan yang ingin memimpin PB HMI.

Buku yang saat itu bisa dibilang "kejar terbit" sehingga tampak sangat sederhana sekali. Meski tak menjadi persyaratan wajib seorang kandidat kala itu mempublikasikan hasil karya tulis, namun karena didorong rasa tanggungjawab bahwa seorang yang ingin maju memimpin organisasi apalagi sekelas organisasi seperti HMI harus mampu menunjukkan kualifikasinya sebagai Insan akademis sekaligus bernafaskan Islam.

Singkat cerita, buku itu telah sampai ke hadapan pembaca, dan suatu kesyukuran penulis bahwa buku tersebut cukup diapresiasi di kalangan internal HMI. Meski begitu, niat untuk menyempurnakannya belum bisa segera terealisasi secara cepat, dikarenakan kenyataankehidupan pasca HMI juga terlalu melelahkan dan melenakan.

Dalam melakukan penyempurnaan ini, dari lubuk hati yang tulus, penulis yang faqir indallah ini menghaturkan permohonan maaf bila di dalam uraian buku ini terdapat kejanggalan dan kesalahan-kesalahan. Tentu saja buku ini hadir karena niat dakwah, bila ada di buku ini yang menurut saudara kurang berkenan, renungkan dulu. Lalu layangkan sebaris teguran penuh perhatian.

Teriring do'a semoga Allah Ta'ala memanjangkan usia orang-orang yang berbagi kecintaan bersama saudara. Mohon doakan juga mereka yang saya cintai, dalam kesalehan, ketaatan, kesehatan dan kebahagiaan: orang tua dan mertua saya, istri dan (anak-anak) saya, adik kakak dan keluarga besar saya, dan sahabat karib kerabat saya. Juga setiap orang yang telah mengalirkan nikmat Tuhan sampai pada saya, teristimewa guru-guru dan para teladan rujukan saya. Dan saudara, di mana pun saudara berada. Percayalah, begitu kita mengikatkan diri dalam do'a saya dan saudara akan bertemu di alam sana. Mungkin di alam ini kita tak bersua, tapi saling doa dan silaturahmi ruhaniah akan mengikat kita bersama. Sampa jumpa dan Yakin Usaha Sampai.

Billahit-taufiq wal hidayah

Manado, Februari 2020

Takbier Wata

Editor: Redaksi

Gambar Gravatar
Berita Parlemen & Demokrasi

Komentar