oleh

Dituntut Minta Maaf ke Publik, Begini Kata Pemilik Akun Nurhafizkholiz

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Usai dituntut untuk meminta maaf ke publik, atas ujaran kebencian di Media Sosial (Medsos) Facebook, pemilik akun Nurhafizkholiz mengaku meminta maaf atas kesalahan dan kekhilafan yang dilakukan, baik atas nama pribadi maupun secara keorganisasian.

“Permintaan maaf, ya semestinya salah khilaf, baik atas nama pribadi maupun dari kawan-kawan Ganespa. Semoga maaf diterima oleh dewan,” kata Nurhafizkholiz yang menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Organisasi Ganespa, saat dihubungi suaradewan.com, melalui Akun WhatpsApp, pada Senin (26/03/2018).

banner 1280x904

Menurutnya, emosi rekan-rekannya tersulut karena sikap Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sukarya, dinilai menyepelekan rekan-rekannya yang sedang melakukan aksi di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangsel beberapa waktu lalu.

Baca juga  Raperda Bantuan Hukum Belum Disahkan: Tangsel Dianggap Tidak Pantas Menyandang Predikat Sebagai Kota Peduli HAM

Baca juga: Jadi Korban Ujaran Kebencian, Ketua Komisi IV DPRD Tangsel Tuntut Organisasi Ganespa

“Mungkin itu respon kawan-kawan Ganespa yang emosi ketika aksi di Pemkot pada Kamis lalu, tepatnya ketika bang haji Karya (Sukarya) coba mengampiri peserta aksi terlihat menyepelekan kawan-kawan dan sambil membakar rokok dan berkata, Ayo dah ngomong gue dengerin, gue juga dulu aktivis. Kata dia begitu,” paparnya.

Ketika disinggung soal tuntutan yang diberikan oleh Sukarya, untuk memasang iklan satu halaman di sejumlah media cetak, Nurhafizkholiz mengaku, akan lebih memilih menggunakan anggaran yang mereka miliki untuk membeli bibit ikan dan pohon. Sebab menurutnya situasi semacam ini tidak akan pernah terjadi, jika anggota Dewan merespon dengan baik saat ada gejolak apapun ditengah-tengah masyarakat.

Baca juga  Pengerjaan Gedung Dewan Lambat dan Kualitas Buruk, Anggota Komisi IV DPRD Tangsel Meradang

“Kita disuruh pasang iklan di media cetak 1 halaman rupiahya berapa, di kali lima media. Darimana Ganespa uangnya, walaupun ada uangnya mending kita beli bibit ikan atau pohon dah. Apalagi beliau Ketua Komisi IV yang didalamnya ada bidang terkait lingkungan hidup,” tutupnya. (FN)

Komentar