Ditantang Sumpah Mubahalah, Fahri Sebut Ada Hukum Perdata

Ditantang Sumpah Mubahalah, Fahri Sebut Ada Hukum Perdata

JAKARTA, SUARADEWAN.com -- Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memastikan dirinya tidak akan datang memenuhi tantangan kader muda Partai Kesejahteraan Sos

Fahri Sebut Penembakan Rumah Ketua Fraksi PKS di Ciputat adalah Teror
Ada Tersangka Baru Korupsi e-KTP
Enam LSM Pegiat Anti Korupsi Laporkan Fahri Hamzah ke KPK

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memastikan dirinya tidak akan datang memenuhi tantangan kader muda Partai Kesejahteraan Sosial (PKS) Pipin Sopian untuk bermubahalah atau meminta doa kepada Allah agar diturunkan laknat jika terbukti berbohong.

“Saya masih di Gorontalo,” kata Fahri. Fahri juga menekankan tidak mengenal Pipin yang mengklaim sebagai kader PKS. Ditambah lagi menurut Fahri dia hanya bersengketa dengan Presiden PKS Sohibul Iman. Fahri menegaskan tidak bersengketa dengan partai dan juga kader-kader PKS lainnya, termasuk Pipin.

“Dalam kasus ini saya tidak ada bersengketa dengan dia (Pipin), saya juga tidak terlalu kenal,” tegas Fahri, Jumat (16/3).

Lebih lanjut, Fahri menjelaskan dalam menyelesaikan permasalahan, lebih baik menjunjung tinggi hukum yang ditetapkan oleh negara. Bukan dengan cara lain seperti mubahalah.

Baca juga  Kronologi Skandal Mobil Goyang, Tersangka: Belum Klimaks, Keburu Digerebek Warga

“Negara kita punya hukum keperdataan,” ujar Fahri.

Sebelumnya, Pipin menantang Fahri lantaran dianggap sering menyampaikan informasi yang tidak benar.   Saat itu, Fahri menyebut bahwa PKS sudah tidak sabar memecat dirinya sejak awal.

Hal itu ditampik Pipin. Dia mengatakan Fahri sudah diajak untuk duduk bareng bersama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri untuk menyelesaikan masalah. Atas alasan itu, Pipin pun mengajak Fahri Hamzah bermubahlah hari ini di Masjid Al Hikmah Bangka, Jakarta Selatan usai salat jumat. Ia menantang Fahri untuk datang dan membuktikan kebenaran ucapan Fahri.

“Ya, kita lihat kalau beliau memang benar silahkan datang. Ini ikhtiar saya dan teman teman yang mendukung mubahalah ini melihat cara ini salah satu solusi,” terang Pipin.

Baca juga  Fraksi PKS Berharap Pemerintah Tingkatkan Program Pengentasan Kemiskinan

Rencananya akan datang sejumlah kader dan simpatisan PKS dalam acara mubahalah tersebut. Pipin pun menyebut tantangannya telah diketahui dan disetujui oleh PKS.

Ustaz Suwanto lulusan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), yang turut hadir bersama Pipin, menjelaskan mubahalah merupakan tindakan meminta kepada Allah untuk menurunkan laknat ke masing-masing pihak.

Mubahalah dalam agama Islam juga pernah dilakukan Rasulullah. “Tapi para ulama memberikan syarat yang ketat, harus sangat serius dan ikhlas melakukannya. Efek enggak hanya pribadi tapi mubahalah juga ditanggung keluarga,” kata Suwanto. (af)

COMMENTS

DISQUS: