oleh

Diperiksa Di Arab Saudi, Habib Rizieq Sebut Semua Rekayasa Ke Penyidik

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Polisi diam-diam telah memeriksa Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi. Rizieq diperiksa sebagai saksi dan tersangka sekaligus pada 27 Juli lalu dalam kasus dugaan pornografi di situs baladacintarizieq.

“Dia sebagai saksi dan tersangka kasus chat porno. Soal konten porno,” kata pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, Jumat (18/8/2017).

banner 1280x904

Pengacara Habib Rizieq menyebut pemeriksaan dilakukan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah. Jeddah pada Kamis (27/7) lalu. Dalam pemeriksaan tersebut, Sugito mendampingi langsung imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

Menjawab pertanyaan penyidik, Habib Rizieq menyatakan chat mesum yang dituduhkan kepadanya itu merupakan rekayasa. Imam besar FPI itu memastikan kepada penyidik bahwa ia tidak pernah melakukan chat mesum itu.

Baca juga  Diperiksa 7 Jam, Habib Rizieq Sebut Barang Bukti Hasil Editan

“Ditanyakan penyidik soal konten porno, Habib menolak. Jawaban Habib, itu rekayasa dan Habib keberatan. Lalu ditanyakan, apa betul soal pengiriman konten? Tidak benar. Begitu jawaban Habib Rizieq,” ujar Sugito menceritakan isi penyidikan yang dilakukan.

Sugito, yang juga Ketua Bantuan Hukum FPI, mengatakan ada lima penyidik yang memeriksa Rizieq. Mereka terdiri dari tiga penyidik dari Mabes Polri dan dua penyidik dari Polda Metro Jaya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan upaya jemput bola itu dilakukan untuk mempercepat proses penyidikan. Sebab, selama ini, Rizieq sudah dua kali dipanggil polisi namun tidak kunjung pulang dari luar negeri.

Baca juga  Pelaku Penyebar Hoax Suruhan Rizieq Shihab?

“Karena yang bersangkutan sedang ibadah, daripada menunggu, anggota berangkat lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” ujar Tito kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/8).

Menurut Tito, hasil pemeriksaan terhadap Rizieq ini akan dievaluasi kembali. Tidak tertutup kemungkinan polisi juga akan memeriksa ulang Rizieq sekembalinya ke Tanah Air.

“Kalau yang bersangkutan pulang, kita lakukan pemeriksaan juga kepada yang bersangkutan kalau diperlukan,” pungkasnya. (ALH/DE)

Komentar