oleh

Dinilai Timpang, Mahasiswa Islam Anti Radikalisme Desak Polri Tuntaskan Kasus Hukum Habib Rizieq

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Timpang, Mahasiswa Islam Anti Radikalisme Desak Polri Tuntaskan Kasus Hukum Habib Rizieq.

Aliansi Mahasiswa Islam Anti Radikalisme di Ciputat, mendesak agar Polri segera menuntaskan kasus hukum Habib Rizieq Shihab, terkait sejumlah perkara yang sudah sejak lama dilaporkan. Salah satunya yang paling menonjol, tentang dugaan kasus chat berkonten pornografi beberapa bulan yang lalu.

banner 1280x904

Sejumlah Mahasiswa Islam Anti Radikalisme sendiri merupakan gabungan dari berbagai Universitas se-Jabodetabek, diantaranya Mahasiswa Mikar Karya Bekasi, Universitas Pamulang, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, STIE Ahmad Dahlan Jakarta dan Universitas Bung Karno.

“Kami mendesak pihak kepolisian tak ragu bertindak tegas terhadap siapapun yang secara nyata-nyata sah melawan hukum. Semua warga negara sama statusnya dihadapan hukum, tanpa terkecuali Habib Rizieq Shihab sekalipun,” tegas M Afdal, Wakil Ketua Forum Mahasiswa Islam Anti Radikalisme di Cafee Isonic Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Sabtu (24/2/2018) malam.

Pada kesempatan itu, turut juga dideklarasikan pernyataan bersama, sebagai wujud kepeduliaannya terhadap, keutuhan NKRI.

Pernyataan Sikap Aliansi Forum Mahasiswa Islam Anti Radikal :

1. Mendukung penuh aparat untuk menegakkan hukum terhadap pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab.

2. Mendesak Polri untuk menyelesaikan kasus hukum Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, demi tegaknya keadilan di mata hukum.

3. Mendorong penuh adanya persamaan di hadapan hukum tanpa ada tebang pilih.

4. Siap mengawal dan menjadi garda terdepan untuk membendung segala bentuk gerakan organisasi pemecah-belah bangsa dan penyebar paham-paham radikal.

5. Menegaskan sikap menjaga dan terus mengawal tegaknya nilai-nilai Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ditegaskan oleh Afdal, molornya penegakan hukum atas perkara yang disangkakan kepada Habib Rizieq Shihab, dapat menimbulkan preseden buruk bagi tegaknya persamaan hukum di mata masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, apapun resiko terburuknya, Polri diminta untuk bertindak tegas atas kasus hukum yang membelit Habib Rizieq Shihab.

“Desakan dan dukungan kepada kepolisian kami berikan semata-mata agar hukum dan keadilan berdiri tegak di negeri ini,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) Wiranto EB memaparkan hal serupa, menurutnya, siapapun yang memerangi keutuhan Pancasila, harus dilawan bersama-sama.

“Ini Indonesia, bukan hanya negara Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan Khonghuchu. Tapi negara milik semua yang hidup tanah air. Untuk itu, siapapun yang memerangi keutuhan Pancasila, kita harus melawannya secara bersama-sama,” tegasnya. (FN)

Komentar