oleh

Dikerjakan Tenaga Honorer Pemkab, Proyek Jalan dan Rabat Beton di Rote Ndao Dipertanyakan

ROTE NDAO, SUARADEWAN.com – Proyek pekerjaan ruas jalan Inaoe – Tolanamon di Desa Inaoe Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao Provinsi NTT di kerjakan oleh tenaga honorer Pemkab Rote Ndao dipertanyakan masyarakat.

Proyek pekerjaan Jalan lapen dan rabat beton yang bersumber dari APBD TA 2019 (DAK afirmasi) ini di kerjakan oleh salah satu tenaga honorer yang bertindak sebagai kuasa di rektur CV Eureka dengan nilai anggaran sebesar Rp 774.985.420.16.

Publik menduga pekerjaan fisik jalan lapen Dan Rabat beton yang terletak di Desa Inaoe Tolanamo itu tidak sesuai perencanaan dan kurangnya pengawasan dari pihak Dinas sehingga proyek pekerjaan jalan lapen dan rabat beton terkesan asal jadi. Pengerjaan jalan ini juga diduga sudah menyalahi aturan.

Kecurigaan itu diperkuat dengan hasil temuan dari Tim Teknis Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Rote Ndao yang turun langsung ke lokasi proyek. Dimana, ditemukan adanya volume pengerjaan jalan yang tidak sesuai dengan RAB.

Baca juga  Proyek Jalan dan Rabat Beton di Rote Ndao, Kontraktor: Sudah Diperbaiki dan Sudah Selesai

“Ketinggian jalan tidak sesuai dengan spek yang ditentukan, Oleh karenanya harus ada perbaikan ulang,” ujar Anthonius Fernandez tak lain Adalah Tim Teknis dari Dinas PU kabupaten rote ndao belum lama ini.

Menurut dia, pekerjaan fisik jalan lapen dan rabat itu sangat tidak layak. Dia pun meminta kepada pihak kontraktor agar segera membongkar pekerjaan tersebut dan segera diperbaiki.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat menyayangkan pihak PU Rote yang dinilainya lemah dan kurang adanya monitoring pada pengerjaan jalan lapen dan rabat beton di Desa Inaoe.

“Seharusnya dari awal pengerjaan proyek itu, pihak Dinas PU Rote Ndao sudah melakukan pengawasan, baik dari bahan baku material maupun proses pengerjaannya. Sehingga tidak seperti sekarang, setelah kejadian ada kesalahan baru suruh dibongkar. Dari kemarin kemana saja,” tanya Isehar Dooh (3/12).

Baca juga  Pakar Hukum: Berita Yang Tidak Benar dan Tendensius dapat Diproses Hukum

Lanjut Dooh, pengerjaan jalan lapen Dan Rabat beton oleh pihak kontraktor direktur ini tak lain Adalah tenaga honor diduga menggunakan aspal tidak sesuai dengan standar. Sehingga tampak Jalan lapen tersebut tipis dan pekerjaan Jalan Rabat beton pula tidak rata di sejumlah titik ruas jalan inaoe -menuju Tolanamo.

Masyarakat di Desa Inaoe juga meminta agar jajaran Dinas PU dan kepolisian Polres Rote Ndao dan Kejaksaan Negeri Rote Ndao dapat melakukan monitoring dan audit secara menyeluruh pekerjaan Jalan lapen dan Jalan Rabat beton yang di kerjakan oleh CV Eureka.

“Apakah dalam proyek tersebut ada potensi korupsi. Kami sebagai masyarakat pengguna dan pada umumnya tentu ingin pekerjaan jalan lapen dan Jalan Rabat beton ini bermanfaat dan mutunya sesuai dengan yang diharapkan kita semua ,” pungkasnya. (Dance Henukh)