Diduga Oknum Anggota Dewan dari PDIP Maluku Tengah Selingkuh dengan PNS

Diduga Oknum Anggota Dewan dari PDIP Maluku Tengah Selingkuh dengan PNS

AMBON, SUARADEWAN.com -- DPD PDI Perjuangan Maluku belum menyikapi laporan kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan seorang oknum anggota DPRD Kabup

DPRD Kabupaten Rote Ndao Masih Dipimpin Pimpinan Sementara
30 Anggota DPRD Sinjai Resmi Dilantik, Ini Nama-namanya
Inilah Susunan Pimpinan DPRD Kabupaten Rote Ndao 2019-2024

AMBON, SUARADEWAN.com — DPD PDI Perjuangan Maluku belum menyikapi laporan kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari fraksi PDI Perjuangan berinisial AT. Rapat kesimpulan hasil investigasi terganjal syarat kuorum anggota.

“Tim investigasi memang sudah selesai kerja dan kemarin dilakukan rapat tim tetapi secara aturan belum memenuhi kuorum sehingga belum bisa diambil keputusan,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Edwin Adrian Huwae di Ambon, Senin.

Menurutnya, aturan kuorum ini ada dalam anggaran dasar serta anggaran rumah tangga (AD/ART) partai. Kuorum dibutuhkan untuk pengambilan sebuah keputusan dari hasil tim kerja.

Baca juga  Resmi Dilantik, Aktualisasi Peran dan Fungsi 30 Anggota DPRD Sinjai Dinanti Rakyat

Sebelumnya, tim investigasi khusus dibentuk untuk menyelesaikan laporan dugaan perselingkuhan AT. Tim investigasi diketuai oleh Ever Kermite.  Laporan sudah disampaikan ke DPD.

“Guna mengikapi laporan kasus dugaan perselingkuhan saudara AT, DPD membentuk tim investigasi diketuai Ever Kermite selaku ketua bidang kehormatan partai,” katanya.

Ever Kermite mengatakan, ia belum bisa ikut rapat. Ia mengaku sudah meminta izin tidak bisa ikut karena ada agenda lain. “Saya minta izin tidak ikut rapat dan yang pimpin pertemuan adalah Tobyhen Sahureka,” ujarnya.

Baca juga  Video Viral, Ketua DPRD Bombana Ngamuk Sambil Acungkan Badik

AT alias Alex adalah anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari Fraksi PDI perjuangan yang diduga kuat telah melakukan perselingkuhan dengan seorang ASN berinisial ML sejak dua tahun terakhir.

Akibat perbuatannya, suami ML kemudian memberikan laporan resmi dan tertulis kepada DPC PDI Perjuangan Malteng, DPD, dan tembusannya disampaikan ke dewan pimpinan pusat. (antara)

COMMENTS

DISQUS: