Dibawah Pengaruh Intisari, Dua Pria Sayat Leher Pedagang Nasgor di Tangsel

Dibawah Pengaruh Intisari, Dua Pria Sayat Leher Pedagang Nasgor di Tangsel

TANGSEL, SUARADEWAN. com - Indra Suryana (29) dan Andri (26), dua orang pria pelaku penganiayaan berat hingga menyebabkan seorang pedagang Nasi goreng

Akhir Tahun, Polres Tangsel Amankan Mercon dan Bahan Peledak Senilai Rp 150 Juta
Polres Tangsel Mulai Sebar Skesta Wajah Dugaan Pelaku Penculikan Remaja Ciputat
Polres Tangsel Sita 13 Unit Mobil Terkait Tindak Pidana Fidusia

TANGSEL, SUARADEWAN. com – Indra Suryana (29) dan Andri (26), dua orang pria pelaku penganiayaan berat hingga menyebabkan seorang pedagang Nasi goreng (Nasgor) mengalami luka sayat dileher ini, diringkus oleh tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

“Saya sebelumnya habis minum intisari sebotol berdua sama teman. Saya emosi waktu minjam korek api buat bakar rokok, terus malah disuruh dia (korban) ambil bara api di tempat bakar ayam,” tutur Indra Suryana di Mapolres Tangsel, pada Jum’at (15/12/2017).

Sebelumnya, kejadian bermula pada Kamis (14/12/2017) sekira pukul 02.30 WIB, di Jalan Cendrawasih 2, RT 04 RW 02, Sawah Baru, Ciputat, Tangsel. Ketika itu, korban bernama Mujiono (30) tengah melepas lelah usai menutup dagangannya. Pria asal Cilacap tersebut lantas asik bersantai sambil meminum kopi di halaman rumah milik kakaknya, Wagiman (44), yang juga penjual ayam bakar.

Para pelaku; Indra Suryana (29) dan Andri (26)

Tiba-tiba muncul dua pria tak dikenal, salah satunya terlihat seram karena tubuhnya dipenuhi tato. Kedatangan mereka, dengan dalih meminta korek api untuk menyalakan rokok. Karena tak membawa korek api, lantas Mujiono menyarankan keduanya mengambil bara api ditempat pembakaran ayam milik kakaknya yang berjarak sekira empat meter. Lalu pelaku mendatangi tempat pembakaran ayam dan mengambil besi holo yang digunakan untuk merapikan bara.

Baca juga  Tampil Memukau, Ratusan Siswa-Siswi Ikuti Pocil Kapolres Tangsel Cup 2018
Baca juga  Polres Tangsel Sita 13 Unit Mobil Terkait Tindak Pidana Fidusia

“Kemudian pelaku menggunakan besi holo tersebut untuk memukuli korban. Karena korban mendapatkan pukulan sehingga terjadilah keributan antara korban dan pelaku. Korban sendiri mengalami luka robek di kepala, luka memar di dahi luka robek di leher dan luka robek di jari manis tangan kanan,” ungkap Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto, kepada sejumlah awak media.

Dikatakan AKBP Fadli, kedua pelaku tersebut ditahan di Mapolsek Ciputat. Mereka dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan luka berat, dengan ancaman empat tahun penjara.

“Sudah kita cek hasil narkoba negatif. Tapi memang keduanya sempat minum intisari pada malam kejadian. Keduanya ini pun terjerat Pasal 351 dengan ancaman hukuman empat tahun penjara, ” pungkasnya. (FN)

COMMENTS

DISQUS: