Di Depan 300 Eks Jenderal, Prabowo: Indonesia Hanya Mampu Perang Tiga Hari

Di Depan 300 Eks Jenderal, Prabowo: Indonesia Hanya Mampu Perang Tiga Hari

JAKARTA, SUARADEWAN.com -- Calon presiden 2019-2024 Prabowo Subianto menjadi pembicara dalam acara Ngobrol Bersama 300 Eks Jenderal & Para Intelek

Prabowo Instruksikan Kader Gerindra Jaga Ketenangan Pilkada DKI
Prabowo Resmi Dicalonkan Partai Gerindra Sebagai Capres 2019
Masih Belum Puas, Prabowo Mau Nyapres Lagi di 2019

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Calon presiden 2019-2024 Prabowo Subianto menjadi pembicara dalam acara Ngobrol Bersama 300 Eks Jenderal & Para Intelektual di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu (22/9), Prabowo Subianto membeberkan rapuhnya kondisi pertahanan Indonesia dalam menghadapi ancaman peperangan.

Dia menyatakan kemungkinan Indonesia hanya mampu bertempur selama tiga hari karena persoalan cadangan energi.

“Saya mau kutip ucapan menteri sendiri, rekan kita juga… Menhan sendiri mengatakan kalau terjadi perang di Indonesia, kita bisa perang hanya tiga hari,” ujar Prabowo dalam acara Ngobrol Bersama 300 Jenderal & Para Intelektual, di Jakarta, Sabtu (22/9).

Prabowo menyitir pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu tiga tahun lalu. Menurut Ryamizard, pangkal permasalahan rapuhnya pertahanan Indonesia terletak pada cadangan energi berupa bahan bakar.

Baca juga  Jelang Pertemuan SBY-Prabowo, Netizen Ramaikan Tagar #SBYPrabowoSatu

Ryamizard menyatakan cadangan BBM Indonesia saat ini hanya sanggup memenuhi kegiatan sehari-hari. Cadangan operasional itu pun diperkirakan hanya bisa bertahan 17 hari.

Hal itu berbeda jauh dengan Malaysia yang punya cadangan energi hingga 30 hari, Singapura 50 hari, dan Korea Selatan 50 hari.

Menurut Ryamizard, meski TNI mempunyai sejumlah persenjataan canggih baik matra darat, laut, dan udara, tetap saja bergantung dengan bahan bakar buat dikerahkan ke medan pertempuran.

Calon presiden nomor urut 02 itu lantas mencoba membandingkan dengan pemerintahan era Presiden pertama Sukarno. Dia menganggap Sukarno sangat memperhatikan soal pertahanan Indonesia.

“Bukan kita mau sok jagoan, kita mau membela diri, kita butuh angkatan laut yang kuat untuk menjaga kekayaan yang hilang Rp3.000 triliun tiap tahun,” katanya.

Baca juga  Gerindra Kantongi 15 Nama Cawapres Pendamping Prabowo

“Laut yang begitu luas, kapal kita berapa? Kapal kita banyak, solarnya juga enggak ada. Bagaimana kita mau kejar itu kapal-kapal. Kita perlu satelit, kita perlu helikopter. Luas kita adalah 28 negara eropa,” ujar Prabowo melanjutkan.

Menurut Prabowo, bila ingin melihat rakyat Indonesia sejahtera maka negara harus kuat menjaga sumber daya alam. Prabowo mengatakan tak ada negara lain yang bakal memberikan belas kasih kepada Indonesia bila tak mampu menjaga kekayaan alam yang melimpah.

“Jangan kita mengira ada bangsa lain yang mau kasihan sama kita. Bangsa lain ingin Indonesia pecah. Walaupun mereka enggak mengakui,” katanya.

“Menurut saya negara kita dalam keadaan prihatin, setiap harus berani ambil sikap. Kekayaan kita harus kita rebut kembali,” ujar Prabowo. (cnn)

COMMENTS

DISQUS: