Dewan Masjid Indonesia Ragu Data 40 Masjid di DKI Terpapar Radikalisme

Dewan Masjid Indonesia Ragu Data 40 Masjid di DKI Terpapar Radikalisme

JAKARTA, SUARADEWAN.com - Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Imam Addaruqutni meragukan data 40 masjid di DKI Jakarta terindikasi menyeb

Sendal Jepit Untuk Masjid
Anti Politik Islam, Austria Tutup 7 Masjid dan Usir Sejumlah Imam
Keutamaan Makkah, Kota Damai dan Sebaik-baiknya Bumi Allah

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI) Imam Addaruqutni meragukan data 40 masjid di DKI Jakarta terindikasi menyebarkan faham radikal.

Data itu sebelumnya diperoleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dari Biro Pendidikan Mental Spritual (Dikmental) dan Badan Infak Sadakah (Bazis) DKI.

“Saya meragukan data itu, karena belum muncul kategorinya,” kata Imam saat dihubungi Okezone, Kamis (7/6/2018).

Imam berujar, hingga kini DMI belum pernah menemukan masjid di Ibu Kota yang melahirkan kelompok teror. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan dialog dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di DKI untuk menyampaikan informasi yang benar terkait isu radikalisme.

Baca juga  600 Simpatisan ISIS Diprediksi Akan Masuk Indonesia

“Kita mungkin dalam waktu dekat akan dialog dengan DKM masjid,” jelasnya.

Imam pun mengimbau Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mengeluarkan pernyataan yang justru menyebabkan situasi menjadi buruk. Sebab, pemerintah memiliki kepentingan dengan masjid itu sendiri.

“Karena di antara instrumen masyarakat relijius ialah tempat ibadah,” ujar dia.

Baca juga  Kapolda Jawa Tengah: Penanganan Faham Radikal Harus Komprehensif

Cendekiawan muslim Azyumardi Azra mengungkapkan 40 masjdi di Jakarta terpapar paham radikalisme. Data itu mengutip Alissa Wahid, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku sudah mengantongi masjid-masjid yang terpapar radikalisme berdasarkan data dari Biro Dikmental DKI.

Pemprov DKI Jakarta pun sudah menyiapkan program untuk menangani paham radikal itu tak menyebar luas. Dia akan turun langsung ke masjid-masjid tersebut guna berinteraksi dengan masyarakat. (oz)

COMMENTS

DISQUS: