oleh

Desak Pansus Hak Angket Bekerja Profesional, HMI dan BEM UG Duduki DPRD Gorontalo

LIMBOTO, SUARADEWAN.com – HMI Cabang Limboto dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gorontalo (BEM UG) melakukan Aksi Demonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Gorontalo di Limboto, Senin (28/8) kemarin.

Aktivis mahasiswa ini mempertanyakan Kinerja Panitia Khusus Hak Angket DPRD Kabupaten Gorontalo, yang dinilai sangat lambat dalam penanganan Kasus Permintaan Fee Proyek yang diduga dilakukan oleh pejabat daerah kabupaten gorontalo.

banner 1280x904

Massa aksi dari HMI dan BEM UG yang dipimpin oleh Korlap Jepri Polinggapo tersebut setelah berorasi di depan Kantor DPRD sekitar 30 menit mereka kemudian masuk menduduki ruang rapat DPRD dan meminta pihak DPRD untuk beraudiensi dengan massa aksi tersebut.

Massa aksi yang terdiri dari aktivis HMI dan BEM UG

Mahasiswa meminta agar panitia pansus khususnya bekerja secara profesional, dalam menindaklanjuti kasus angket tersebut, seperti yang dikatakan Ketua HMI Cabang Limboto Subarkah Komendangi, mendesak pansus DPRD untuk segera memproses dengan tenggat waktu yang tersisa.

Baca juga  Tak Mau Daerah Kacau, HMI Minta Konflik Kepala Daerah dengan Wakilnya Di Gorontalo Dihentikan

Baca juga: Soal Angket Rekaman Permintaan Fee Proyek Wakil Bupati Gorontalo, HMI Limboto Minta DPRD Tidak Loyo

“Jangan sampai pihak pansus hak angket ada intervensi ujung-ujungnya masuk angin dan hanya membiarkan hal tersebut. Karena ini merupakan pansus angket pertama terjadi di Kabupaten Gorontalo. Karena kami melihat Sampai dengan saat ini tim pansus belum memperlihatkan kinerja tersebut, jangan sampai berlarut-larut proses tersebut sampai terbengkalai,” ucap Subarkah Komendangi

Selain itu Presidem BEM Universitas Gorontalo Cipto Pakaya meminta segera untuk mempressure hal tersebut. karena waktu pansus tersebut hanya 2 bulan dan meminta untuk segera memanggil pejabat-pejabat yang terlibat tanpa terkecuali.

Pimpinan massa aksi memberikan jamu tolak angin kepada anggota DPRD sebagai simbol agar tidak masuk angin.

“Sampai dengan hari ini kami melihat pihak DPRD hanya diam saja, karena kalau begitu waktu akan terbuang sia-sia, banyak saja alasan yang di lontarkan DPR ketika kami tanya hal tersebut masih ada penundaan dan masih banyak alasan-alasan dari DPRD,” Tutur Korlap Jepri Polinggapo

Baca juga  Masyarakat Panik Dengan Corona, 4 Anggota DPRD Ini Malah Pesta Narkoba di Jakarta

Setelah beraudiensi dengan Pihak DPRD, HMI dan BEM UG menyerahkan Jamu Tolak Angin Kepada Ketua DPRD dan Pansus Hak Angket DPRD, karena menurut subarkah pemberian jamu tolak angin ini sebagai penegasan jangan sampai Pansus angket ini akan kemasukan angin.

Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh anggota pansus hak angket DPRD Gorontalo

Akhir dari Aksi ini, pihak DPRD membuat Surat Pernyataan komitmen untuk menuntaskan kerja pansus hak angket yang ditandatangani oleh Sahmid Hemu, Eman Mangopa, Saripudin Bano, Iskandar Mangopa, Ali Polapa, Ismail Adam, Irwan Dai, Guntur Thalib. (ALH)

Komentar