oleh

Demo di Depan KPU, Massa Siap Tumpahkan Darah di DKI

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Aksi demonstrasi yang hari ini berlangsung di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta diwarnai dengan ancaman keras. Para pendemo mengancam akan kembali melakukan aksi besar-besaran, dan siap menumpahkan darah demi bela Jakarta.

Massa aksi yang tergabung dalam Forum Syuhada Indonesia (FSI) ini menilai bahwa netralitas dan indepensi KPU dan Bawaslu DKI Jakarta telah tergadaikan. Pasalnya, sebagai penyelenggara Pilkada putaran pertama kemarin (15/2), mereka (KPU dan Bawaslu) ditengarai tidak netral dalam melakukan proses dan tahapan-tahapan Pilkada.

banner 728x419

“Banyak kecurangan yang kami temui di lapangan. Pihak penyelenggara, yakni KPU dan Bawaslu DKI, sangat tidak netral. Terlebih kami mendapat informasi bahwa pihak penyelenggara ini telah diintervensi hanya demi rupiah semata,” tandas Koordinator Lapangan Aksi, Ade Selon, Jumat (17/2/2017).

Sambil sesekali meneriakkan “takbir”, mereka juga mengancam akan kembali melakukan aksi jika tuntutan yang mereka bawa tidak ditindaklanjuti. Bahkan, tak tanggung-tanggung, mereka siap menumpahkan darah di Jakarta demi membela tuntutan yang mereka usung.

“Kami punya laskar sekitar 30 ribu lebih. Dan kami siap menumpahkan darah di Jakarta jika peringatan ini tidak diindahkan oleh KPU dan Bawaslu DKI,” tegas Ade.

Aksi yang diikuti oleh puluhan laskar mujahid hanya bisa meneriakkan tuntutannya dari luar pagar pagar Kantor KPU DKI. Ada tiga tuntutan utama yang mereka imbaukan, yakni jangan menggadaikan netralitas dan indenpendensi hanya karena rupiah, jangan tutupi segala bentuk kecurangan di Pilkada kemarin, dan mendesak pihak komisioner untuk mundur jika memang tak sanggup melaksanakan kewajibannya secara adil dan jujur. (ms)

Komentar

Berita Lainnya