Buya Syafii dan ARB Mengutuk Keras Pelaku Penembakan di Christchurc

Buya Syafii dan ARB Mengutuk Keras Pelaku Penembakan di Christchurc

Topan Gita Terjang Selandia Baru, 1.000 Turis Terjebak
Ini 5 Negara Teratas Dalam Indeks Demokrasi Dunia, Indonesia?
Dilanda Krisis Perumahan, Selandia Baru Larang Orang Asing Beli Properti di Negaranya

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Insiden penembakan terhadap jemaah Masjid Al-Noor dan Linwood, di Kota Christchurc, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) kemarin mendapatkan reaksi keras oleh berbagai pihak di tanah air. Ketua Dewan Pembinan Partai Golkar Abu Rizal Bakri juga angkat bicara soal tragedi berdarah ini yang menewaskan 59 muslim usai menunaikan ibadah Sholat Jumat.

Melalui, pernyataan tertulisnya, ARB menyampaikan keprihatinannya. Berikut pernyataan lengkap Aburizal Bakrie:

1. Mengutuk keras penembakan biadab di masjid Al-Noor dan masjid Linwood, di kota Christchurch, Selandia Baru yang menyebabkan terbunuhnya 59 orang saudara2 kita  selepas melakukan ibadah sholat jumat  pada tanggal 15 maret 2019 yll

Baca juga  Tragedi Kemanusiaan Christchurch

2. Menyatakan duka cita yg mendalam atas terbunuhnya saudara2 kita diiringi doa mudah2an Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa membukakan pintu surga jannah bagi para syuhada   tersebut dan kepada para keluarga yang ditinggalkan agar ikhlas dan tawakal menerima musibah ini

3. Pembunuhan biadab ini merupakan tindakan teror terhadap agama dan umat Islam , merupakan sikap Islamphobia serta tindakan rasis yang dilakukan oleh sekelompok teroris yang tidak mempunyai prikemanusiaan , berlawanan dengan hak azasi manusia dan tidak sesuai dengan ajaran agama manapun

4. Mendesak kepada pemerintah Republik Indonesia agar memberikan dukungan kepada pemerintah Selandia Baru untuk mengusut tuntas teror, pembunuhan dan tindakan rasis ini , serta agar para pelaku dihukum seberat-beratnya

Baca juga  Dilanda Krisis Perumahan, Selandia Baru Larang Orang Asing Beli Properti di Negaranya

5. Meminta perhatian pemerintah untuk terus berperan aktif membangun kerjasama internasional termasuk penanggulangan terror dan rasialis sebagai bagian dalam melaksanakan ketertiban dunia yg berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Di waktu yang berbeda, sang maha guru Buya Syafii Ma’arif juga mengutuk keras kepada pelaku insiden tersebut.

“Saya mengutuk keras, yang saya heran kenapa itu di Selandia Baru. Itu negara yang aman,” kata Buya Syafii di acara Forum Dialog dan Literasi Media Sosial di Hotel Cavinton Yogyakarta, Sabtu (16/3/2019).

COMMENTS