oleh

Bupati Lampung Timur Dinilai Politisasi Bantuan Sembako Covid-19

LAMPUNG TIMUR, SUARADEWAN.com — Sejumlah gambar tersebar di jejaring sosial terkait bantuan paket bahan pokok untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Lampung Timur, ditempeli Foto stiker Bupati Lampung Timur H. Zaiful Bokhari yang berencana maju pada pilkada serentak mendatang dinilai politis dan mencederai hati nurani.

Hal ini disesalkan karena bantuan tersebut dari pemerintah daerah dan bersumber dari APBD, Berbagai komentar pun mencuat yang menyebut sebagai pembodohan masyarakat dan tidak etis. Dan sudah barang tentu hal ini bertentantangan dengan ketentuan seluruh bakal calon tidak mempolitisasi bantuan-bantuan untuk kepentingan politik.

banner 1280x904
Bantuan paket bahan pokok untuk Masyarakat terdampak Covid-19 yang ditempeli Foto stiker Bupati Lampung Timur H. Zaiful Bokhari

“Bawaslu tidak melarang balon membantu, tapi jangan ada embel-embel pencalonan,” mengutip ungkapan Chandrawansah Ketua Bawaslu Bandar Lampung sebagaimana dilansir tribun lampung (24/4).

Terkait hal ini, tidak luput dari pantauan Bawaslu Kabupaten Lampung Timur. Bahkan pihak Bawaslu Lampung Timur mengakui sudah mengingatkan bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Lampung Timur terkait pemberian bantuan kepada warga yang terdampak pandemi Corona (Covid-19).

Baca juga  Kementerian Sosial Dinilai Jadi Kementerian Paling Tanggap Hadapi Covid-19

“Kami Bawaslu Lamtim, telah mengirimkan surat pencegahan pelanggaran kepada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur,” Kata Uslih, Ketua Bawaslu Lamtim, sebagaimana dilansir Wawai News, Sabtu (25/4/2020).

Hal tersebut tandasnya, merupakan bentuk peringatan agar seluruh bakal calon tidak mempolitisasi bantuan-bantuan untuk kepentingan politik. Senada dengan yang disampaikan Bawaslu Bandar Lampung diatas, bahwa tidak ada larangan untuk bakal calon Bupati maupun bakal calon Wakil Bupati memberikan bantuan sosial karena itu perbuatan baik, selama tidak dibungkus dengan kesan politis untuk pencalonan.

Uslih, Ketua Bawaslu Lampung Timur

Melihat Bansos yang telah dibagikan tersebut Uslih, kembali mengimbau kepada seluruh bakal calon Bupati dan Wakil Bupati untuk tidak mengkampanyekan diri melalui bantuan-bantuan sosial di tengah wabah Corona (Covid-19).

“Kami sudah mengimbau melalui surat nomor 022//K.LA-04/PM.00.02/IV/2020 perihal pencegahan pelanggaran kepada bakal calon untuk tidak memberikan bantuan sosial mengatasnamakan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur dan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bersosialisasi dalam rangka pencalonan,”paparnya.

Baca juga  Ajak Umat Ikuti Ilmuwan, MUI: Perbuatan Berdasarkan Ilmu Mencerminkan Keimanan

Dia mengharapkan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur dapat memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perlu kami tegaskan kepada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur agar tidak memanfaatkan pandemik Corona menjadi peluang politik,” ucapnya.

Dalam situasi kondisi saat ini imbuh mantan dosen IAIN Metro, jiwa dermawan dan negarawan harus lebih diutamakan tanpa kepentingan pencalonan. Maka dari itu, Bawaslu Lampung Timur mengirimkan surat pencegahan pelanggaran sekaligus himbauan secara resmi kepada bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur.

“Peringatan sudah diberikan dari awal, sebagai salah satu langkah pencegahan bahwa Bawaslu sudah mengingatkan hal-hal yang tidak diperbolehkan, sehingga hal tersebut menjadi dasar untuk selanjutnya memproses jika terdapat dugaan pelanggaran,” ungkap Uslih. (red)

Komentar