oleh

Berseteru Selama 188 Tahun, Negeri Para Dewa Siap Ladeni Turki di Medan Perang

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Yunani sepertinya sudah jengah terus mendapat intimidasi dari Turki. Negeri Para Dewa dengan tegas menyatakan siap berperang untuk mempertahankan kedaulatannya, termasuk jika harus bentrok dengan Turki.

Pernyataan tegas terkait perlawanan Yunani terhadap provokasi dan intimidasi Turki, dinyatakan langsung oleh Menteri Pertahanan Yunani, Nikos Panayotopoulos. Sikap tegas diambil Yunani lantaran banyaknya provokasi yang dilancarkan Turki dalam beberapa waktu terakhir.

banner 1280x904

“Perilaku Turki sangat agresif dalam beberapa periode terakhir. Saya pikir satu-satunya jalan bagi kami untuk menanggapi perilaku yang cenderung agresif ini, adalah menggunakan semua senjata diplomasi,” ujar Panayotopoulos dikutip Free News.

Baca juga  Tiga Negara Ini Bukan Sekutu tapi Bersatu Demi Suriah

“Tentunya kami harus memastikan peningkatan kapasitas pasukan untuk pencegahan,” katanya.

Saat sejumlah jurnalis kembali meminta penegasan terkait sikap perlawanan Yunani terhadap Turki, Panayotopoulos menyatakan pasukan Angkatan Bersenjata Hellenic Yunani sudah sangat siap.

“Tepat sekali (Yunani siap perang). Perdana menteri mengatakan bahwa kami harus siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan situasi,” ucap Panayotopoulos.

“Tentu saja, semuanya bisa saja terjadi termasuk aksi militer. Kami tidak menginginkan itu (Perang), tetapi kami akan melakulan yang terbaik untuk melindungi kedaulatan kami semampu kami,” katanya.

Baca juga  Jadi Masjid, Turki Tegaskan Mozaik Hagia Sophia Akan Tetap Dilestarikan

Konflik Yunani-Turki sudah terjadi sejak 1832, saat Yunani mendapat kemerdekaannya dari Turki yang saat itu masih dikuasai oleh Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman Empire). Sejarah mencatat, Yunani dan Turki saling berhadapan dalam empat perang besar, Perang Yunani-Turki I (1897), Perang Balkan I (1912-1913), Perang Dunia I (1914-1918), dan Perang Yunani-Turki II (1919-1922). (vi)

Komentar