oleh

Beredar Surat Undangan Pembuktian Verifikasi Palsu, ULP Tangsel Imbau Pengusaha Untuk Berhati-Hati

banner-300x250

TANGSEL, SUARADEWAN.com — Beredar surat undangan pembuktian verifikasi palsu, dengan mengatasnamakan Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel). Sejumlah pengusaha peserta lelang diimbau agar lebih berhati-hati lagi.

“Agar berhati-hati saja, terkait adanya oknum yang mengatasnamakan Pokja ULP. Nama yang di undangan itupun palsu. Tidak ada nama tersebut,” kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) pengadaan barang dan jasa ULP Tangsel Achmad Arofah atau yang biasa disapa Opan, saat dikonfirmasi suaradewan.com, pada Rabu (01/11/2017).

Sementara secara terpisah, Kepala Bagian (Kabag) ULP Pemkot Tangsel Deden Deni, saat ditemui di ruang kerjanya, di Lantai III Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangsel (Puspemkot) menuturkan hal serupa. Menurutnya, selama ini pihaknya sudah dua kali mendapatkan surat undangan pembuktian verifikasi palsu.

Baca juga  ULP Tangsel Gelar Verifikasi Perusahaan Untuk Sejumlah Paket Lelang Jasa Konstruksi

“Terakhir saya mendapatkan hari Jum’at kemarin, yang pertama bulan April. Mereka mengatasnamakan saya dan Pokja. Namanya juga garang aja,” ujarnya.

Kabag ULP Pemkot Tangsel Deden Deni saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (1/11)

Hingga saat ini, sambung Deden Deni, tidak mengetahui apa yang menjadi motif adanya surat undangan pembuktian verifikasi palsu tersebut. Ia hanya menghimbau kepada sejumlah pengusaha peserta lelang agar lebih berhati-hati lagi dan segera mengkonfirmasi ulang kepada pihak ULP maupun Pokja ULP Tangsel.

Baca juga  ULP Kota Tangsel Lakukan Tahapan Pembuktian Kualifikasi Sebanyak 20 Paket

“Saya tidak tahu motifnya apa, yang jelas ada pengusaha yang datang kemari untuk konfirmasi. Bentuknya surat biasa, sementara kami biasanya memberikan informasi melalui email resmi ULP Kota Tangsel. Oleh sebab itu, kami mengimbau agar pengusaha lebih berhati-hati lagi, kalau ada yang dirasa aneh, silahkan konfirmasi datang kemari untuk konfirmasi atau ke Pokja ULP,” pungkasnya. (fn)

Berikut perbandingan antara surat yang asli dan palsu:

surat undangan pembuktian verifikasi palsu, menggunakan surat berkop Pemkota Tangsel ULP

Seperti diketahui, surat undangan pembuktian verifikasi palsu yang beredar di kalangan pengusaha peserta lelang, berupa surat lampiran. Sementara surat yang asli, langsung diinformasikan melalui alamat email dan berbentuk Portable Document Format (PDF), dengan berkop surat Sekretariat Daerah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan sebagaimana dibawah ini:

Surat undangan verifikasi asli. (dalam bentuk PDF dan berkop surat sekretariat daerah pemkot Tangsel, dan dikirimkan melalui email resmi ULP Kota Tangsel)