oleh

Bejat, Istri Sakit Rudjito Cabuli Bocah di Bawah Umur

TANGSEL, SUARADEWAN.com – Rudjito (62) pria paruh baya ini harus menghabiskan sisa hidupnya di jeruji besi. Meski secara fisik tergolong renta, namun hasrat seksualitasnya cukup tinggi.

Rudjito diringkus pihak aparatur kepolisian Polres Tangerang Selatan (Tangsel), setelah diketahui melakukan tindak pencabulan terhadap MZ (12) tetangganya sendiri. MZ mengaku telah dicabuli Rudjito di suatu gang yang berada di dekat rumah pelaku, yakni di Kampung Pondok Aren, RT10/RW01, Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel.

banner 1280x904

Kejadian tersebut bermula saat, MZ melintas di gang sempit yang tidak jauh dari rumah tersangka. Pada saat itu korban melintas hendak mengerjakan PR (Pekerjaan Rumah) di kediab bibi korban. Kemudian bertemu dan berpapasan dengan tersangka, tanpa disangka-sangka, pria paruh baya itu memaksa dan menarik tangan korban dan membuka celana MZ untuk melancarkan aksi bejatnya. Selain memegang vagina korban, Rudjito juga memaksa korban untuk memegang alat kelaminnya.

Baca juga  Polres Tangsel Resmikan Tim Vipers Untuk Berantas Tindak Kejahatan

“Pencabulan ini dilakukan oleh yang bersangkutan tepatnya tiga kali, di tempat yang sama, yaitu di gang di dekat rumah tersangka. Pencabulan itu bukan penetrasi alat genital, tapi dengan tangan. Kejadian itu pun berulang, karena adik kita (MZ), sering di tinggal keluarganya, karena kerja,” papar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho Hadi, di Mapolres Tangsel, pada Jum’at (12/1/2018).

Tersangka Rudjito

Dikatakan Alex, kejadian itu baru terungkap setelah korban selalu mengeluhkan rasa sakit di bagian kelaminnya. Saat ditanya oleh orang tuanya, barulah MZ menceritakan apa yang diperbuat bapak dua orang anak tersebut.

“Peristiwa ini terjadi pada tanggal 22 November 2017, jadi membutuhkan waktu 1,5 bulan lebih untuk Tim Vipers Polres Tangsel bisa mengamankan tersangka, karena tersangka sempat pulang kampung ke daerah Yogjakarta. Kami baru bisa mengamankan tersangka pada tanggal 9 Januari 2018, sekira pukul 16.00 WIB,” katanya.

Baca juga  Dipalak Uang 2 Ribu, 8 Pemuda Keroyok Juru Parkir di Bintaro Hingga Tewas

Selain hasil visum, barang bukti yang diamankan berupa, satu potong baju kaus berwarna pink, satu potong celana bahan pendek berwarna putih-hitam, dan satu potong celana dalam warna merah muda milik korban.

Saat dicecar pertanyaan oleh sejumlah awak media, dengan tegas Rudjito mengakui jika dia mencabuli MZ lantaran istrinya sedang sakit, ditambah lagi situasi rumah yang selalu sepi disiang hari, sehingga bisa mengajak korban pergi kapanpun.

“Iya nafsu, istri sudah lama sakit. Saya melakukan sebanyak tiga kali,” ungkap Rudjito.

Atas perbuatannya, Rudjito kini dijerat Pasal Pencabulan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2014 atas Perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (FN)

Komentar