oleh

Begini Arti Desahan Wanita Saat Bercinta Menurut Pakar Neurosains

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Desahan atau erangan khas yang dilakukan saat bercinta sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh sebagian wanita. Terlebih, desahan itu cenderung memicu pasangan yang mendengar merasa terangsang. Namun, apa sebenarnya makna desahan tersebut?

Dikutip dari laman Time, pakar neurosains sekaligus penulis The Science of Orgasm, Barry Komisaruk membeberkan alasannya. Menurutnya, suara yang dikeluarkan saat bercinta berasal dari reaksi psikologis yang perlu dilakukan.

banner 1280x904

Barry menganalogikan desahan saat bercinta dengan suara burung camar. Ia menceritakan sebuah kisah tentang burung camar yang bercuit saat akan terbang.

“Ketika burung camar mulai lepas landas, ia mengepakkan sayapnya,” katanya. “Setiap kali ia mengepakkan sayapnya, itu mengeluarkan suara.”

Baca juga  5 Standar Kecantikan Perempuan Zaman Dulu Ini Sangat Mengerikan, Indonesia Salah Satunya

Barry berhenti untuk efek dramatis. “Ahh ahh ahh,” seloroh Komisaruk, meniru burung itu. “Vokalisasi disinkronkan dengan gerakan karena untuk mengerahkan tenaga dibutuhkan suara secara bersamaan.”

Di sini yang menarik, lanjut dia, sebab segala hal yang dimulai sebagai suara khas yang sederhana segera berkembang menjadi suatu arti.

Seorang anggota kawanan burung camar yang mendengar “ahh ahh ahh” akan menafsirkannya sebagai sinyal bahwa temannya sedang lepas landas.

“Suara berfungsi sebagai jenis komunikasi, meskipun itu bukan niat awal,” kata Komisaruk.

Baca juga  Hasil Studi: Putus Nyambung dengan Mantan Buruk Untuk Kesehatan

Hal yang sama berlaku untuk desahan seks. Pasangan yang bercinta mungkin dimulai dari serangkaian pernapasan kecil, lalu mereka telah diadaptasi menjadi bentuk komunikasi antara pasangan.

Ketika seorang wanita memamerkannya, misalnya, mereka memberi tahu pasangannya tentang tingkat kesenangan dan kenikmatannya.

“Suara adalah representasi dari intensitas eksitasi,” Komisaruk menjelaskan. “Jika pasangan bersemangat mendengar teriakan saat berhubungan seks, maka itu bisa menjadi komunikasi yang bermanfaat yang membangun keintiman dan mendorong mereka untuk melakukannya lebih hebat,” (times)

Komentar