oleh

Bawaslu Sulut: Kepala Daerah Peserta Pilgub, Mutasi Pejabat Harus Persetujuan Menteri

MANADO, SUARADEWAN.com — Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 dinilai akan menguntungkan kepala daerah yang masih menjabat dan akan maju kembali sebagai calon (petahana).

Alasannya, saat Pilkada digelar, mereka masih menjabat meskipun dalam status cuti. Di sisi lain, adanya program Bantuan Sosial (Bansos) dari negara untuk masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19, menjadi modal elektoral para petahana untuk menaikkan elektabilitas.

banner 1280x904

Disamping itu, petahana juga memiliki beberapa modal dengan posisi sebelumnya sebagai pejabat publik yang secara undang-undang mempunyai kewenangan-kewenangan tertentu.

Salah satu kewenangannya adalah mutasi dan pengangkatan seorang pejabat, di mana kewenangan tersebut menjadi salah satu ‘kekuatan’ seorang petahana, yang mana apabila tidak dipagari dengan aturan khusus bisa merusak asas jurdil dalam Pilkada.

Baca juga  Gelar Sosialisasi Perbawaslu Nomor 4, Bawaslu Sulut Ingatkan Kepatuhan Prokes Covid-19

Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda menjelaskan sudah ada aturan mengenai hal tersebut. “Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 270/3762/SJ tanggal 29 Juni 2020 tentang Penegasan dan Penjelasan terkait Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020, khususnya berkenaan dengan penggantian pejabat di lingkungan pemerintah daerah kabupaten/ kota yang tidak menyelenggarakan Pilkada namun terdapat Pilkada Provinsi, dan dalam rangka netralitas ASN serta kelancaran penyelenggaraan pemerintahan daerah, ada beberapa hal yang diatur dan wajib diketahui terkait hal itu,” katanya, di Manado (12/8).

“Penggantian pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten/ kota oleh bupati atau wali kota pada daerah yang tidak menyelenggarakan Pilkada, tetapi mencalonkan diri sebagai gubernur atau wagub dalam provinsi yang sama, harus mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri sejak terdaftar sebagai pasangan calon sampai dengan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih,” tambahnya.

Baca juga  Awas! Latar Belakang Calon Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Diintai Bawaslu Sulut

Sebagai informasi khusus di Provinsi Sulawesi Utara, yang akan menggelar pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Desember 2020 mendatang, kemungkinan besar akan diikuti oleh Kepala Daerah yang sedang menjabat yaitu Olly Dondokambey dan Steven Kandouw yang adalah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara. Kemudian ada Christiany Eugenia Paruntu Bupati Minahasa Selatan dan Sehan Salim Landjar Bupati Bolaang Mongondow Timur yang akan maju sebagai calon gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Disamping itu terdapat juga Vonnie Anneke Panambunan Bupati Minahasa Utara yang juga digadang-gadang akan maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Utara di Pilkada 2020 mendatang. (red)

Komentar