oleh

Bawaslu Sulut Ingatkan Parpol Pengusung Tidak Mengerahkan Massa Saat Pendaftaran

MANADO, SUARADEWAN.com — Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sulawesi Utara (Bawaslu Sulut) mengingatkan seluruh parpol di Sulut yang akan mengusung bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati/ Wakil Bupati atau Walikota/Wakil Walikota  agar tidak mengerahkan massa sebelum dan sesudah pendaftaran.

“Kami sudah menyampaikan hal tersebut kepada KPU provinsi maupun tujuh kabupaten dan kota, sebagai penyelenggara pemilihan sekaligus mengingatkan seluruh parpol agar patuh, karena ini masih dalam masa pandemi COVID-19,” kata Ketua  Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda, di Manado.

banner 1280x904

Dia mengatakan, karena itu sudah menjadi ketentuan, maka pihaknya akan mengawasi ketat pelaksanaan supaya tidak ada yang melanggar baik Parpol maupun massa pendukung.

Baca juga  Bawaslu Sulut: Ancaman Denda dan Pidana Menanti Pelanggar Protokol Kesehatan di Pilkada

Herwyn mengatakan, penegasan tentang tidak boleh ada pengerahan massa baik sebelum maupun sesudah pendaftaran juga menjadi pembahasan antara KPU, pengawas dan aparat kepolisian.

Dia mengatakan, sesuai dengan hasil rapat bersama, jumlah orang yang bisa datang untuk mendaftar maksimal hanya 36 orang, itu sudah termasuk pasangan bakal calon, termasuk LO, dan perwakilan Parpol.

Baca juga  Pangellu: Antisipasi Money Politik Pada Pilkada Serentak Tahun 2020

“Jadi bukan hanya saat akan mendaftar tetapi juga sesudah pendaftaran, supaya tidak ada kerumunan massa, baik di jalan maupun di sekretariat KPU,” katanya.

Bahkan menurutnya, aparat keamanan juga akan membubarkan massa jika lebih, karena kerumunan dikhawatirkan akan menjadi penyebab menyebarkan virus corona, kepada yang berkumpul.

Karena itu dia menegaskan, pihaknya sudah mengimbau dan menyampaikan larangan tersebut dan diharapkan dipatuhi demi kebaikan bersama, dan kelancaran acara pendaftaran. (antr)

Komentar