oleh

Bawaslu Sulut Beri Penguatan Pangawasan Pemutahiran Daftar Pemilih

MINUT, SUARADEWAN.com  — Panitia pengawas pemilu kecamatan (PanwasCam) se Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Pemutahiran Daftar Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020 di Minahasa Utara, Kamis (6/8/2020).

Kegiatan yang digagas Bawaslu Minut tersebut menghadirkan Koordinator Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Sulut Supriyadi Pangellu, SH.

banner 1280x904

Pangellu hadir pada rakor tersebut dengan didampingi 3 komisioner Bawaslu Minut Ketua Simon Awuy, Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (HP3S) Rocky Ambar serta Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga (PHH) Rahman Ismail SH.

”Saya selalu ingatkan agar kalian (Panwas) untuk melakukan tugas dan tanggungjawab harus dan wajib menggunakan regulasi yang ada, kemudian saat turun lapangan melakukan supervisi dan monitoring terhadap kerja pengawasan yang dilakukan Panwas Desa dan Kelurahan dalam tahapan Coklit, termasuk ikut bersama melakukan pengawasan,” tegas Pangellu.

Baca juga  Bawaslu Sulut Temukan Ratusan Indikasi Dugaan Pelanggaran Coklit

Pangellu berpesan kepada jajaran panswascam bahwa dalam melakukan kerja pengawasan pada tahapan Coklit ini akan ada banyak hal teknis yang akan ditemui di lapangan. Sehingga harus dibekali dengan pemahaman peraturan yang memadai.

“Contoh warga yang sudah meninggal masih tercatat kemudian warga sudah berpindah tempat tinggal sehingga sulit ditemui. Jadi intinya pengawasan harus cermat dan teliti begitu juga mengantongi bukti yang valid yang kemudian dilakukan koreksi kepada petugas PPDP. Jika ada hal yang kurang dipahami, konsultasikan ke Bawaslu jangan hanya asal olah data atau informasi akhirnya rusak integritas kita sebagai pengawas, itu fatal,” kritis Pangellu.

Baca juga  Pengawasan Coklit Data Pemilih, Bawaslu Sulut: Masih Banyak Yang Tidak Sesuai Prosedur

Dalam rakor tersebut, selain persoalan tupoksi Panwascam dalam pengawasan Coklit dalam rakor tersebut juga di sentil terkait sterilisasi saat pandemi.

“Prosedur kesehatan pencegahan Covid-19 dalam menjalankan tugas pengawasan wajib, setiap Panwascam, PanwasDes atau panwas kelurahan wajib gunakan masker saat Turlap (Turun Lapangan) kemudian pakai sarung tangan jaga jarak aman atau kata lainnya wajib gunakan APD saat ada di lapangan agar kita juga bukan hanya menjadi corong pengawasan tapi juga sekaligus menjadi bagian dari pemutus mata rantai penyebaran Covid-19,” urai Komisioner Bawaslu Minut Simon Awuy diaminkan Rocky Ambar dan Rahman Ismail. (eb)

Komentar