oleh

Bawaslu RI Minta Daerah Bersiap Hadapi Kompleksitas Pemilu 2024

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih tiga tahun lagi. Namun demikian, Ketua Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Abhan, meminta jajaran Bawaslu di tingkat daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, untuk bersiap menghadapi kompleksitas Pemilu 2024.

“Segera persiapkan diri menghadapi tantangan Pemilu 2024 lebih kompleks dibanding sebelumnya. Kita pernah alami pemilu serentak Pilpres, DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten/kota dan DPD. Pada 2024 semua ditambah pilkada bupati, wali kota dan gubernur,” kata Abhan di Palangka Raya. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (2/6).

banner 1102x704

Dia mengatakan, di antara bentuk kesiapan menghadapi kompleksitas Pemilu dan Pilkada 2024 dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di jajaran Bawaslu.

Baca Juga:  Jangankan Eks HTI, Eks PKI Saja Bisa Menjadi Caleg

Selain itu, meningkatkan peran masyarakat agar semakin aktif dalam partisipasi pengawasan pemilu dan pilkada sehingga pemilu jujur dan adil, aman serta berkualitas semakin tercipta.

“Maka kegiatan ini bentuk dorongan untuk masyarakat meningkatkan partisipasi dalam pengawasan. Selain itu kami juga mendirikan sekolah kader pengawasan partisipatif,” kata Abhan.

Menurut dia, dengan segala keterbatasan yang dimiliki Badan Pengawas Pemilu, peran masyarakat sangat diperlukan dalam setiap tahapan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.

Baca Juga:  Lantik 1.914 Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Secara Serentak, Bawaslu Diganjar Rekor MURI

Namun, menurut Abhan, berdasar pelaksanaan pemilu dan pilkada sebelumnya tingkat partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan masih kurang dan harus terus dipacu.

“Salah satu indikatornya dalam tahapan pemilu dan pilkada lebih banyak temuan Bawaslu langsung dari pada laporan masyarakat terkait pelanggaran di setiap tahapannya,” tutup Abhan. [mer/lia]

Komentar

Berita Lainnya