oleh

Bawaslu DKI: Jangan Bikin Berita Bohong

JAKARTA, SUARADEWAN.com –  Masyarakat dihimbau agar tidak menyebarkan ataupun memproduksi berita bohog atau hoax menjelang pemungutan suara. Himbauan tersebut disampaikan oleh Bawaslu DKI.
Komisioner Bawaslu DKI, Muhammad Jufri menilai, maraknya berita hoax  yang beredar di  media sosial berpotensi mengganggu prosesi pemilihan Cagub/Cawagub DKI. Untuk itu dirinya berharap agar tidak pihak yang sengaja menyebarkan berita bohong atu hoax.
“Menjelang pemungutan suara, jangan coba-coba membuat berita bohong karena ini mengganggu jalannya proses,” ujar Jufri
Jufri menambahkan,menyebarkan berita hoax adalah tindakan krimanal sehingga pelakunya bisa dijerat dengan pasal pidana.
“Kalau dilemparkan lagi isu bohong, apalagi masalah DPT, masalah sensitif, maka itu bisa pidana.”
Sementara itu, menanggapi isu seputar KTP ganda yang belakangan ini menghebohkan publik, jufri memastikan bahwa isu tersebut adalah hoax. Hal tersebut didapat setelah ada penjelasan resmi dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil.
Dirinya pun mengharapkan agar masyrakat bisa terlibat aktif dalam mencegah beredarnya informasi-informasi bohong, dengan cara melaporkannya ke pihak Bawaslu. (DM)

Komentar