Batik Indonesia Dikagumi Masyarakat Yunani

Batik Indonesia Dikagumi Masyarakat Yunani

SUARADEWAN.com - Masyarakat Yunani menilai batik merupakan karya seni sangat menakjubkan dan mereka menyebut "To Batik ine mia endiposiaki texni" yang

Tour de Molvccas 2017 Siap Digelar Sebagai Event Tahunan Pariwisata Maluku
BEKRAF Minta Pegiat Usaha Kuliner Perhatikan Faktor Kebersihan
Imam Arifin Angkat Nama Indonesia di Etape 2 Tour de Flores 2017

SUARADEWAN.com – Masyarakat Yunani menilai batik merupakan karya seni sangat menakjubkan dan mereka menyebut “To Batik ine mia endiposiaki texni” yang artinya “batik karya seni yang menakjubkan.” Kekaguman itu diungkapkan peserta pelatihan membatik yang diselenggarakan KBRI Athena bekerjasama dengan Ionion Centre of Arts and Culture (ICAC) Kefalonia, Yunani.

Sekretaris Pertama Pensosbud KBRI Athena, John Admiral mengatakan perhatian pemerintah dan publik Kefalonia Yunani untuk mengikuti workshop batik sangat besar. Besarnya minat masyarakat Kefalonia untuk mengikuti pelatihan membuat KBRI Athena membatasi jumlah peserta 45 orang yang terbagi dalam tiga kelas kategori yaitu seniman, pelajar dan masyarakat umum dengan tiap kelasnya sebanyak 15 orang.

Selain itu, KBRI Athena dan ICAC juga menyelenggarakan satu sesi kelas khusus untuk pelajar yang membutuhkan perhatian khusus atau “special need”. Materi pelatihan dimulai dengan pengenalan batik dengan memberikan pengetahuan awal dan pemahaman peserta tentang batik, diawali dengan penayangan video singkat tentang perkembangan batik di Indonesia dan proses pembuatannya.

Para peserta melakukan tahapan proses membatik mulai dari mencanting, mewarnai dan mengeringkan. KBRI Athena menyediakan semua peralatan dan perlengkapan membatik untuk para peserta. Pelatihan membatik mendapatkan perhatian dan sambutan dari masyarakat dan pemerintah kota Kefalonia. Walikota Kefalonia, Mr. Evangelos Kekatos, hadir di ICAC dan menyaksikan langsung pelatihan batik, Sementara stasiun radio setempat mengumumkan kegiatan pelatihan batik di ICAC. (zz)

COMMENTS

DISQUS: 0