oleh

Bahas Sampah, DPRD Kota Balikpapan RDP Dengan Masyarakat dan Pihak Terkait

BALIKPAPAN, SUARADEWAN.com – Komisi III DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat dengar pendapat dengan masyarakat Wilayah Balikpapan Utara dan Pihak terkait, Rabu (26/2).

Agenda RDP adalah berkaitan dengan adanya permasalahan tentang tempat pembuangan sampah yang ada di Kelurahan Gunung Samarinda. Hal ini bermula dari adanya keluhan dari beberapa masyarakat tentang kondisi dari tempat pembuangan tersebut yang kurang layak.

banner 1280x904

Juga posisi tempat pembuangan sampah yang tidak tepat sehingga mana cukup mengganggu aktivitas, bahkan sampai menyebabkan kecelakaan dikarenakan area tempat sampah yang licin.

Dalam rapat yang dipimpin oleh ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri tersebut, juga dihadiri oleh Ketua RT 34 Gunung Samarinda dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Subardiyono.

Dari hasil rapat ini solusi yang akan diambil yaitu dengan memindahkan tempat pembungan sampah ini, seperti saran dari Kepala Lurah. Dan berharap solusi ini dapat terealisasikan dengan segera.

“Mudah-mudahan bisa di masukkan ke anggaran untuk diperubahan. Artinya permasalahan sampah ini bisa terselesaikan. Diharapkan juga warganya harus teratur buang sampahnya, sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri.

Baca juga  Satu Suara, Seluruh Fraksi di DPRD Kota Balikpapan Dukung Raperda Perlindungan Anak

Sementara itu, dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan menyampaikan beberapa persoalan yang menjadikan tempat pembuangan sampah tidak layak.

“Sebenarnya kalau permasalahan buang sampahnya, kita itu sudah tetapkan. Yang terbaru di jam 18.00 sampai jam 00.00 Wita. Jadi tidak boleh lebih dari itu. tapi masih ada saja masyarakat yang membuang sampai lebih dari itu. saya tahu karena saya juga turut mengamati. Jangankan itu, terkadang masyarakat kalau buang sampah juga buang kadang tidak sampai di dalam bak sampahnya, hanya di luar saja. Itu yang membuat sekitaran tempat sampah menjadi bau dan jadinya tidak layak,” kata Subardiyono dari Dinas LH Kota Balikpapan.

Ia juga menambahkan, dari petugas kebersihan juga sudah melakukan pengangkutan sampah dua kali dalam sehari. Yang seharusnya hal itu tidak menjadi masalah dikarenakan tugas yang lakukan juga terasa cukup.

Dari RDP tersebut didapatkan kesimpulan bahwa permasalahan ini timbul dari banyak faktor. Yaitu bentuk tempat sampah yang memang kecil, lokasi yang tidak tepat, dan kurangnya kesadaran dari masyarakat.

Baca juga  PKL Pasar Disebut Tidak Tertib, Komisi II DPRD Kota Balikpapan Sidak Lima Pasar

Dari masalah tersebut, pihak berwenang dari Balikpapan Utara, dalam hal ini merupakan lurah dan camat, telah berkoordinasi untuk penyelesaian permasalahannya. Namun ternyata hal itu tidak bisa dilakukan begitu saja, mengingat harus ada persetujuan juga dari masyarakat setempat.

“Kita sudah beberapa kali melakukan pertemuan ke Dinas Lingkungan Hidup dan perusahaan yang ada di Kelurahan Gunung Samarinda. Memang permasalahannya kurang layak dan terlambat sedikit saja diangkut, jalanan yang di situ akan macet parah. Karena di situ juga ada sekolahan. Dan dari pertemuan itu kita memang harus pindah, juga kita sudah dapat lahan. Tetapi kiri dan kanannya kan belum tentu setuju,” ujar Kepala Lurah Gunung Samarinda Tarso.

Tambahnya, dari hasil pertemuan itu pihaknya telah menemukan lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah yang baru. Yaitu di belakang tempat makan Angkringan yang memang lahannya cukup luas. (irf)

Komentar