oleh

Atasi PHK Besar-Besaran, DPP Kapten Indonesia Resmi Lantik DPW Banten dan Jakarta

BOGOR, SUARADEWAN.com – Resesi ekonomi akibat Pandemi COVID-19, memberikan dampak yang sangat besar bagi Indonesia, terutama jumlah PHK besar-besaran yang terjadi. Sementara banyak negara luar sedang membuka peluang Tenaga Kerja kepada Indonesia untuk memenuhi quota permintaan Pekerja Migrant Indonesia (PMI) tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (KAPTEN) Indonesia, Abdul Rauf, saat melantik Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Kapten Indonesia Banten dan Jakarta, di Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (05/08).

banner 1280x904

Abdul Rauf berharap DPW yang diLantik bisa fokus membuat program kerja dalam mewujudkan tenaga kerja yang unggul. Pihaknya, menurut Rauf sangat prihatin dengan kondisi Indonesia saat ini,

Baca juga  2023 Kapten Sumbang Ide Cerdas di PBB

“Sangat prihatin dengan kondisi Indonesia saat ini dilanda Pandemi. Sehingga banyak terjadi PHK. Ini menambah jumlah pengangguran karena sebelum Pandemi juga sudah banyak pengangguran,” kata Abdul Rauf saat ditemui awak media usai selesai melantik Dewan Pengurus Wilayah Banten dan Jakarta di Bogor, Rabu (05/08).

Bahkan menurut Rauf diperkirakan sekitar 10 juta jiwa akan mengalami pengangguran. Selain itu, Rauf juga menyanyangkan pemerintah karena sampai saat ini menutup pemberangkatan tenaga kerja diluar negeri.

Padahal permintaan dari negara luar, seperti Jepang, Korea, dan Timur Tengah telah banyak, sehingga harusnya pemerintah sudah mencabut moratorium pengiriman TKI tersebut sedini mungkin

Baca juga  Sambangi DPRD Sorong, Kapten Papua Barat Siap Serap 15 Ribu Tenaga Kerja di Kawasan Ekonomi Khusus

“Miris bagi kami ditutupnya beberapa Negara yang potensial bagi tenaga kerja Indonesia. Seharusnya itu yang dibuka secepat mungkin,” tukas aktifis GP Ansor ini.

Oleh karenanya, Kapten Indonesia menghimbau pemerintah, khususnya kementerian yang berkaitan dengan ketenagakerjaan supaya secepatnya membuka kembali pemberangkatan tenaga kerja luar negeri.

“Karena negara-negara yang butuh tenaga kerja seperti Jepang, Korea  dan beberapa Negara di timur tengah sangat membutuhkan tenaga kerja,” tegas Abdul Rauf. (aw)

Komentar