Arus Mudik-Balik Lancar, Menhub: Terimakasih, Polri

Arus Mudik-Balik Lancar, Menhub: Terimakasih, Polri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengucap rasa terimakasih kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ucapa

Agar Mudik Tidak Emosi di Jalan, Berikut Tipsnya
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni 19-20 Juni
Aliansi Bela Garuda Apresiasi Kelancaran Mudik Lebaran

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengucap rasa terimakasih kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Ucapan tersebut menyusul lancarnya arus balik dan arus mudik di momentum Idul Fitri 2017 ini.

“Saya apresiasi kegiatan Polri yang begitu detail, lugas dan tanggap yang telah berupaya keras melancarkan arus mudik dan arus balik lebaran 2017,” ujar Menhub, Jumat (30/6/2017).

Tak lupa juga Menhub mengucap terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada sejumlah lembaga yang juga ikut melancarkan pelaksanaan arus balik dan arus mudik lebaran kali ini.

Baca juga  Kawal Pilkada DKI Jakarta, Polri Terapkan Formasi Baru

“Saya juga mengapresiasi Menteri Kesehatan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat yang telah ikut mendukung pelaksanaannya,” imbuh Menhub.

Selain itu, Menhub Budi juga memaparkan tiga hal yang mesti menjadi perhatian bersama dalam rangka menekan angka kecelakaan.

“Ini berkaitan dengan penggunaan sepeda motor untuk jarak jauh. Kami belum mampu menyelesaikan dengan alternatif-alternatif lain,” tukasnya.

Karena itu, lanjut Menhub Budi, di samping mudik gratis, Polri juga diminta untuk memberikan imbauan kepada para pengemudi sepeda motor agar berhati-hati dan menyiapkan tempat istirahat di sepanajng jalur mudik.

Baca juga  Polri Berhasil Bebaskan WNA Korban Penculikan WN Indonesia

“Kedua, berkaitan dengan kelaikan bus. Kami mencatat relatif banyak yang belum laik, yakni sekitar 30 persen. Kami mohon kepada Polri untuk melakukan penindakan bagi bus yang tidak berstiker,” tandas Menhub kembali.

Dan yang terakhir, terkait dengan operasional truk. Menurut Menhub, ada pengecualian bagi truk yang masih boleh beroperasi dengan alasan penting. Untuk itu, pihaknya sudah menyampaikan mandat kepada Polri untuk melakukan tindakan.

“Apabila di satu titik ada kemacetan, Polri berhak untuk melakukan manajemen lalu lintas dan memprioritaskan pemudik untuk pulang,” pungkasnya. (ms)

COMMENTS

DISQUS: