oleh

Antisipasi Corona, DPRD Kota Balikpapan Tunda Pelaksanaan Reses Anggota

banner-300x250

BALIKPAPAN, SUARADEWAN.com — DPRD Kota Balikpapan menyepakati penundaan kegiatan reses masa sidang I tahun 2020 ini. Penundaan tersebut menyusul keputusan pemerintah menghentikan seluruh kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah banyak terkait mewabahnya virus corona.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Budiono menyampaikan persetujuan terhadap kebijakan yang diambil pihak DPRD tersebut. Mengingat hal ini sifatnya sebagai upaya penanganan secara dini terhadap penyebaran virus yang belum ditemukan obat penyembuhnya ini. Selain itu kebijakan pemerintah ini masih sementara dan berlaku umum termasuk pada event-event besar yang berlangsung di Balikpapan.

“Sesuai jadwal reses kami pada 16-23 Maret. Tapi kemudian ada kebijakan soal Corona. Jadi reses ditunda sampai minggu depan. Ini juga bagian bentuk ikhtiar untuk mengantisipasi penyebaran. Kami tunggu saja info berikutnya,” ujarnya kepada wartawan.

Baca juga  Update Virus Corona: 30 Negara Ini Mengkonfirmasi Telah Terjangkit

Info sementara lanjut Budiono, kegiatan reses akan tetap digelar namun dengan pembatasan jumlah peserta. Sehingga masing-masing anggota dewan akan membagi kegiatan resesnya dalam beberapa tahap. Mengingat kegiatan reses merupakan bagian agenda Badan Musyawarah DPRD Balikpapan yang tidak bisa dibatalkan dan harus tetap berjalan.

“Kegiatan reses ini sudah terjadwal. Jadi nanti kami rubah cara pelaksanaannya saja. Mungkin resesnya dibuat beberapa kali dengan jumlah peserta dibatasi 25 orang. Artinya kalau kuota reses itu 200 orang maka kami gelar delapan kali pertemuan di beberapa titik. Sepertinya begitu,” tuturnya.

Baca juga  Daftar Pemda Yang Sudah Berlakukan Status Tanggap Darurat Wabah Covid-19

Meski begitu menurut Budiono, pihaknya tetap memantau perkembangan penanganan virus corona di Balikpapan. Termasuk meminta masyarakat tidak panik terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di daerah dalam upaya pencegahan penularan virus tersebut. Dimana saat ini, pemerintah juga menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah dari tingkat SD hingga SMA hingga 14 hari mendatang.

“Tolong ikuti edaran yang sudah dikeluarkan pemerintah untuk kepentingan kita bersama. Kurangi kegiatan di luar dengan orang banyak. Jaga pola hidup sehat dan kebersihan badan. Banyak makanan bergizi agar kekebalan tubuh terjaga. Jangan lupa selalu berdoa semoga wabah ini segera berlalu,” tambahnya. (Irf)

Komentar