oleh

Anies Baswedan Akui Masih Banyak Warga DKI Belum Dapat Bansos

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui masih banyak warga yang belum dapat bantuan sosial (bansos). Tak sedikit pula bantuan yang tidak tepat sasaran.

Menurut Anies yang berbicara di Balai Kota Jakarta, Rabu, hal itu karena data yang tidak sempurna. Hal tersebut biasa terjadi di Indonesia yang hampir tidak mungkin menemukan data yang sangat akurat.

banner 1285x856

“Kami menargetkan bisa memberi 1,2 juta Kepala Keluarga (KK) dan itu tentu ada 1,2 juta nama, tentu saja, tidak mungkin sempurna,” katanya, Rabu (22/4).

Baca Juga:  DPR RI Gelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Ketiga Tahun 2020 Secara Virtual

Dari 1,2 juta, bisa ditemukan dua nama sama. Di negeri ini, katanya, data yang super akurat sulit dan tidak usah ditutup-tutupi fakta itu.

“Nah bagian kita adalah mengoreksinya terus-menerus meningkatkan kualitas data,” ujar Anies.

Koreksi tersebut, kata Anies, karena banyak yang dulunya masuk ke dalam data masyarakat miskin saat situasi normal, dengan perekonomian bergerak sebagaimana mestinya. Namun keadaan saat ini dengan kegiatan perekonomian yang melemah, di lapangan yang membutuhkan bantuan lebih banyak dibandingkan yang ada dalam daftar yang dimiliki pemerintah.

Baca Juga:  Lebih Dekat Bersama Anies Rasyid Baswedan

“Kenapa itu terjadi? Karena banyak yang sekarang tidak memiliki pekerjaan, banyak yang warungnya tutup, banyak yang kegiatan kesehariannya tidak berfungsi (secara ekonomi),” katanya. (re)

Komentar

Berita Lainnya