oleh

Anggota MPR RI Supratman Andi Agtas Hadirkan Sosialisasi Empat Pilar di Toli-Toli

TOLI-TOLI, SUARADEWAN.com — Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra Supratman Andi Agtas, SH,. MH menggelar Sosialisasi Empat Pilar di Kabupaten Toli-Toli, bertempat di Gedung Manggala Kodim B/T, Senin 25 November 2019.

Acara yang dimulai pukul 20.00 waktu setempat, mengangkat tema Penguatan Sistem Demokrasi Pancasila. Dalam kegiatan tersebut pemateri utama Supratman Andi Agtas berhalangan hadir dan mewakilkan pada Muh. Djuwaini Maddu SH, selaku ketua forum lintas Agama Kab. Tolitoli dan mantan anggota DPRD Povinsi Sulawesi Tengah, da didampingi tenaga Ahli Anggota DPR RI Ahmad Bahri.

banner 1280x904

Kegiatan berjalan lancar, dan dihadiri sekitar 150 peserta yang berasal dari perwakilan beberapa Organisasi kepemudaan dan Ormas di Kabupaten Tolitoli. Turut hadir sebagai narasumber pada kegiatan sosialisasi ini adalah Pasi Intel kodim 1305 Buol Tolitoli. Mewakili Dandim 1305 B/T Letkol Inf, Gunarto yang berhalangan Hadir.

Baca juga  Ketua MPR: Jangan Jadikan Pancasila untuk Stigma Perbedaan

Kedua narasumber menyampaikan materi tentang pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa lewat penerapan nilai-nilai pancasila. Dalam sesi tanya jawab, Pemateri juga menyinggung soal perbedaan penerapan pancasila di era orde baru dan orde reformasi, dimana metodologi yang berbeda punya kelebihan dan kekurangan masing yang intinya adalah bagaimana semua pihak bisa bekerjasama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara dengan senantiasa menanamkan nilai nilai pancasila saat menjawab pertanyaan dari bapak arjun warga kelurahan baolan.

Peserta yang hadir tampak antusias mengikuti materi, Ketua HMI Cabang Toli-Toli, Sebagai salah satu OKP yang hadir juga bertanya tentang pancasila dan kondisi terakhir di papua pasca konflik disintegrasi yang sempat mewarnai media pemberitaan beberapa waktu lalu.

Baca juga  MPR Berencana Akan Lakukan Kerjasama dengan Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila

Sosialisasi 4 pilar ini merupakan bagian dari tugas dan kerja anggota MPR RI, sebagai wadah untuk dialog dengan masyarakat agar anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dapat menampung saran dan pendapat dari masyarakat, mengenai pelaksanaan nilai nilai kebangsaan sebagai mana yang termaktub dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka  Tunggal Ika. (HM)