oleh

Anggota Bawaslu RI Positif Covid-19, Perludem: Peringatan Agar Negara Tidak Ceroboh

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Direktur Perludem, Titi Anggraini memandang bahwa ditetapkannya anggota komisioner Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo sebagai pasien Covid-19 memberikan tamparan kepada negara agar tidak ceroboh dalam menjalankan Pilkada bulan Desember 2020 nanti.

“Ini juga jadi refleksi mendalam betapa mendesaknya benar-benar serius menyiapkan protokol kesehatan untuk pilkada 2020, bila tetap dipaksakan Desember 2020,” kata Titi Anggraini, Senin (8/6/2020).

banner 728x419

Ia mewanti-wanti agar KPU dan para pemangku kebijakan tidak malah membuat blunder dengan pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Perludem: Regulasi Jenderal Ikut Pilkada Harus Direvisi

“Jangan sampai kecerobohan atau kekurangseriusan kita malah berdampak pada sia-sianya segala upaya yang sudah kita tempuh,” ujarnya.

Dijelaskan Titi, bahwa Pilkada bukan hanya sekedar ajang politik kekuasaan semata, melainkan lebih dari pada itu, yakni bagaimana memberikan apresiasi terhadap harkat dan martabat manusia untuk mendapatkan rasa keadilan.

“Pilkada adalah penghargaan pada martabat manusia yang secara setara dan adil memperlakukan sama warga negara yang punya hak pilih,” tuturnya.

Baca Juga:  Perludem Nilai Pemerintah Terlalu Memaksakan Pilkada Digelar pada Desember

Oleh karena itu, ia pun menilai bahwa agenda politik lima tahunan itu tidak boleh menjadikan rakyat sebagai korban dalam bentuk apapun, khususnya dalam konteks kesehatan dan keselamatan mereka.

“Maka pilkada tak boleh membahayakan mereka yang terlibat di dalamnya. Tempatkan keselamatan dan kesehatan warga negara sebagai prioritas utama kita semua,” tegasnya. (inisiatifnews.com)

Komentar

Berita Lainnya