oleh

Aliansi Bela Garuda Apresiasi Kelancaran Mudik Lebaran

YOGYAKARTA, SUARADEWAN.com – Kelancaran arus Mudik lebaran Idul Fitri 1438 H bisa dikatakan berjalan lancar tanpa adanya banyak kendala dan korban, berbeda seperti tahun lalu di arus mudik lebaran 2016.

Menanggapi hal tersebut, salah satu elemen dan ormas yang fokus pada pembumian pancasila dan UUD 45 yakni Aliansi Bela Garuda (ABG) memberikan apresiasi kepada pemerintah atas pelaksanaan mudik di lebaran 2017 kali ini.

Menurutnya, pemerintah baik TNI, POLRI serta jajaran terkait yang sinergis melakukan pengamanan di lapangan mendapatkan kepercayaan publik yang luar biasa oleh masyarakat. Hal tersebut diperkuat lagi dengan data yang belum ada laporan korban sampai saat ini, meskipun kemacetan tak bisa dihindari disekitar ruas-ruas pintu tol serta dipelabuhan, dan stasiun KA.

Baca juga  Kapolri : Hentikan Masalah SARA, Kita Bangsa yang Satu, Bangsa Indonesia

Selain itu, ABG juga sangat memberikan apresiasi kepada elemen-elemen masyarakat lainnya yang siap secara sukarelawan ikut mendirikan posko-posko lebaran di beberapa titik guna membantu kelancaran dan keamanan mudik lebaran, seperti halnya yang dilakukan oleh Barisan Ashor Serbaguna (Banser).

Seperti yang ditemukan oleh Ketua ABG dalam kunjungan dan silaturahminya di posko lebaran atau Satkorwil XI Banser DIY dan Posko lebaran KOKAM Muhamadiyah beberapa hari lalu. Ketua ABG pun berharap agar kedepannya, ABG juga bisa menjadi salah satu inisiator dalam gerakan-gerakan positif seperti ini.

Baca juga  Perluas Gerakan, Struktur Definitif Aliansi Bela Garuda Dikukuhkan

“Berharap kedepan bahwa ABG dapat menjadi akselerator dan motivator bagi ormas-ormas yang memiliki kepedulian dengan NKRI” ucap Ketua ABG di Yogyakarta, Kamis (29/6).

Itupun menurutnya, dalam hal gerakan positif membangun bangsa dan menangkal gerakan-gerakan anti terhadap pancasila, ABG akan menjadi Garda depan dan mencoba untuk menggalang terus dukungan pada ormas-ormas lainnya untuk membumikan pancasila.

“Dalam semangat nasionalisme terutama dalam menghadapi upaya-upaya dari pihak tertentu yang ingin menafikan atau mengganti pancasila sebagai dasar negara NKRI” tuturnya. (aw)

Komentar