oleh

Ajak Umat Ikuti Ilmuwan, MUI: Perbuatan Berdasarkan Ilmu Mencerminkan Keimanan

JAKARTA, SUARADEWAN.com — Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengajak umat Islam mengikuti petunjuk dari Ilmuwan dan para ahli. Perbuatan yang didasarkan ilmu mencerminkan keimanan.

Hal tersebut disampaikan Anwar Abbas, menyikapi perkembangan terkini dan agar supaya umat Islam tidak mencampakkan diri ke dalam kebinasaan yang dilarang dalam agama.

banner 1280x904

Di dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 195, Allah SWT melarang manusia membiarkan diri jatuh ke lembah kebinasaan. Karena itu, manusia harus berusaha dan berjuang untuk membuat dirinya selamat, tidak mati dan tidak sakit.

“Salah satu tujuan disyariatkannya agama Islam adalah untuk melindungi jiwa manusia. Untuk membantu mewujudkan apa yang disyariatkan agama tersebut, diperlukan ilmu,” jelas Abbas dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad (22/3).

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas

Menurutnya, kepatuhan dalam mengikuti ketentuan dan saran-saran dari para ilmuwan yang berkompeten di bidangnya merupakan cerminan dari keimanan dan kepatuhan manusia kepada Tuhan.

Baca juga  Agama, COVID-19 dan Misi Menyelamatkan Planet Bumi

“Perbuatan berdasarkan ilmu adalah mencerminkan keimanan dan kepatuhan kepada Allah SWT,” kata Abbas

Lebih lanjut, Abbas menyampaikan mengabaikan dan menyepelekan pendapat para ilmuwan dan para ahli, itu sama artinya dengan tidak takut dan tidak mematuhi ayat-ayat Tuhan (sunnatullah).

“Apa yang mereka sampaikan itu adalah sunnatullah atau ayat-ayat Allah juga, harus kita perhatikan. Dan kalau itu disepelekan, maka itu sama saja artinya kita telah mencampakkan diri kita ke dalam kebinasaan, dan itu dilarang oleh agama,” jelas Abbas.

Sebagian besar manusia tidak mungkin bisa mengetahui dan menguasai semua ilmu yang ada di dunia karena bidang dan perhatiannya terkadang berbeda-beda satu sama lain.

Maka, tugas dan kewajiban umat Islam adalah mendengarkan nasihat dan pandangan dari ilmuwan. Karena di dalam nasihat dan pandangan-pandangan ilmuwan, terdapat kebenaran yang telah mereka temukan dan gali dari ayat-ayat Allah yang ada.

Baca juga  Kota Sorong Tanggap Darurat Covid-19, Abdullah Gazam: Ketentuannya Harus Komprehensif

Ayat-ayat Allah yang para ahli gali dan pelajari di dalam menemukan ilmu tersebut tentu bukan hanya ayat-ayat qouliyah atau ayat-ayat Alquran saja.  Namun juga ayat-ayat kauniyah yaitu ayat-ayat atau hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan yang telah dibuat dan ditetapkan oleh Allah di dalam alam itu sendiri.

“Ayat-ayat kauniyah itu yang telah mereka susun dan sistematisasi menjadi ilmu, termasuk menyangkut virus Corona itu,” ujar Abbas.

Ilmu yang diperlukan untuk itu, selain ilmu agama, juga terkait dengan ilmu alam (natural sciences) atau lebih khusus lagi dengan biologi (bioscienses) dan lain-lain. (rep)

Komentar