oleh

3 Warga Jawa Barat Terindikasi ISIS Dideportasi dari Turki

BALI, SUARADEWAN.com – Densus 88 mengamankan tiga orang warga Jawa Barat yang dideportasi oleh Turki di Terminal Kedatangan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Jumat (21/4) lalu.

Tiga orang yang berinisial AR (20), BSIR (48) dan ZG (ZG) ini diduga datang ke Turki untuk bergabung dengan teroris ISIS.

banner 1102x704

Kabid Humas Polda Bali, Ajun Kombes Hengky Widjaja, menuturkan, ketiganya saat ini sudah diserahkan petugas imigrasi ke Densus 88 Polda Bali untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Petugas Imigrasi telah menyerahkan ketiganya kepada Densus 88 Polda Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Hengky di Denpasar, Minggu (23/4).

Mereka dideportasi menggunakan pesawat Emirates Airlines EK398 dari Dubai dan tiba di Denpasar sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah itu mereka dibawa petugas imigrasi ke ruang kantor imigrasi kedatangan internasional untuk dimintai keterangan oleh Densus 88.

Saat diperiksa, mereka mengaku berangkat dari Bali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda. Kemudian dari Jakarta menuju Turki naik pesawat Turki Airlines pada 28 Maret 2017. Dan pada 29 Maret 2017 mereka tiba di Turki.

Menurut pengakuan BSIR, mereka ditahan pihak kemananan Turki selama 20 hari karena tidak memiliki dokumen yang lengkap.

BSIR juga mengaku kepada polisi setempat tujuannya datang ke Turki adalah untuk menemani anaknya ZZG yang baru menikah dengan AR berbulan madu. (ZA)

Baca Juga:  Bom Kampung Melayu Terkait Jaringan Jamaah Ansharut Daulah
Baca Juga:  Ini Dugaan Motif Teror Bom Tiga Gereja di Surabaya Menurut Kapolri

Komentar

Berita Lainnya