oleh

200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag Banyak Akademisi dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

TANGSEL, SUARADEWAN.com — Pada tanggal 15 Mei 2018 lalu, Kementerian Agama secara resmi merilis 200 nama-nama mubaligh atau penceramah terekomendasi layak. Menariknya, dari ratusan nama yang tercatat ada banyak mubalig yang ternyata berdomisili sebagai warga penghuni di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kepala Kanwil Kementerian Agama Kota Tangsel Abdul Rojak mengatakan, adanya sederet nama-nama warga sekitar yang tercatat dalam 200 nama mubalig terekomendasi. Mereka diketahui mengantongi identitas warga Tangsel.

“Yang saya tahu yang masuk dari Tangsel  KH Syarif Rahmat dan Prof.Dr.Amin Summa,” katanya pada Senin (21/5/2018).

Baca juga  Tak Masuk 200 Rekomendasi Mubalig Kemenag, Abdul Somad: Jadwal Saya Sudah Penuh Hingga 2020
Abdul Rojak (satu dari kanan), saat menghadiri salah satu kegiatan.

Abdul Rojak menuturkan, KH Syarif Rahmat SQ sendiri merupakan pimpinan pondok pesantren Ummul Quro di Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang. Sementara Prof Dr Amin Summa berprofesi sebagai dosen UIN Ciputat dan masih ada sejumlah mubaliq sekaligus berprofesi menjadi akademisi asal kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang terletak di Kecamatan Ciputat Timur. Seperti Abudinata, Amani Lubis, Masykuri Abdillah, Ahmad Murodi.

Baca juga  Jadi Polemik, Menteri Agama Mohon Maaf Soal Rilis 200 Mubaligh

“Iya betul. Selain dosen juga guru besar (kampus UIN Syarif Hidayatullah),” tuturnya.

Seperti diketahui, Kementerian Agama menyebutkan ada tiga kriteria penceramah yang menurut lembaga negara ini terekomendasi. Yaitu mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan komitmen kebangsaan yang tinggi. (FN)

Komentar