Wiranto: Saya Yakin Pemerintah Ini Mendengarkan Suara Rakyat

SHARE:

Wiranto: Saya Yakin Pemerintah Ini Mendengarkan Suara Rakyat
Menkopolhukam RI, Wiranto.
Wiranto Temui Jokowi Lapor Soal Ba’asyir dan The Family MCA
Tak Mau Mencontoh Ketum Golkar, Wiranto Tolak Jadi Ketum Hanura Lagi
Dipuji Di Dunia Internasional, Tapi Dihujat Di Dalam Negeri

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI Wiranto, mengatakan bahwa ia menjamin pemerintahan Jokowi dan JK saat ini mendengarkan suara rakyat Indonesia.

Hal itu disampaikan Wiranto berdasarkan pengalamannya bergabung dalam 4 rezim Pemerintahan di RI sebelumnya.

“Saya menjamin, karena saya sudah bergabung pada 4 pemerintahan, dan saya yakin pemerintah ini mendengarkan suara rakyat, belum semua tercapai tapi semua direncanakan,” katanya.

Pernyataan itu diungkapkan Wiranto dalam diskusi kebangsaan bertema ‘Merajut Indonesia dalam Bingkai Kebhinnekaan’ yang digelar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Sabtu (27/5).

Baca juga  Pemerintah Upayakan Bantuan Hukum Bagi WNI Terduga Teroris di Malaysia

Menurut Wiranto, bangsa Indonesia mesti memperkuat semangat toleransi yang didasarkan oleh semangat nasionalisme sebagaimana yang tertuang dalam butir-butir Pancasila. Pasalnya, saat ini menurutnya sudah muncul indikasi tertentu yang ingin memecah-belah bangsa.

“Saya merasa kita ada perasaan yang sama, karena warisan yang telah diperjuangkan dengan darah perjuangan, air mata, yang berabad-abad. Itu ada ancaman, ada satu indikasi mulai ada ada titik-titik tertentu yang ingin memecah belah itu,” ungkapnya.

Baca juga  Calon Kepala Daerah akan Ditersengkakan KPK, Pemerintah: Ditunda Dulu lah

Wiranto menyebutkan sejumlah negara berkembang yang hancur di Timur Tengah itu akibat mereka gagal mengelola keberagamannya.

“Dan kalau embrio dari perpecahan itu kita bicarakan, bisa jadi negeri ini bisa pecah. Karena banyak negara berkembang gagal total dalam mencapai eksistensinya, habis semua modalitas yang disusun. Mesir, Iran, Afganistan, syria, Libia, negara yang tidak mampu menjaga solidaritas persatuan bisa habis,” tukasnya. (za/de)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS