Usulan Penambahan Kursi Pimpinan Parlemen, Marzuki Alie : Aneh-aneh Saja

SHARE:

Usulan Penambahan Kursi Pimpinan Parlemen, Marzuki Alie : Aneh-aneh Saja
Marzuki Alie
Ketua MPR Ajak Media Bersikap Independen
Ceu Popong Dorong Pemerintah Segera Realisasikan Program DLP

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Kontroversi penambahan kursi pimpinan DPR, MPR, dan DPD kembali ramai disuarakan di parlemen. Hal tersebut, membuat mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie angkat bicara, politisi Partai Demokrat ini menilai bahwa usulan ini adalah usulan yang aneh.

“Ini aneh-aneh saja. Sudah ribut melulu, malu kita sebagai rakyat punya wakil seperti itu,” kata Marzuki, Jakarta, pada Kamis (25/5).

Dalam pandangan Marzuki Ali, jumlah pimpinan kursi DPR, MPR dan DPD harusnya dikurangi bukan ditambah. Adapun usulan penambahan kursi pimpinan DPR RI adalah dari 5 menjadi 7 kursi, pimpinan MPR menjadi 11 kursi dan DPD menjadi 5 kursi.

Selain itu, menurut politisi Partai Demokrat ini dengan diusulkan penambahan kursi pimpinan maka akan berdampak juga pada beban anggaran negara.

“Apa sih fungsi pimpinan? Pimpinan hanya mengoordinasikan, kok. Enggak perlu banyak-banyak. Kalau bisa disedikitkan. Kalau perlu pimpinan DPR tiga orang sudah cukup,” lanjutnya.

Hal yang sama juga disampaikan mengenai fungsi MPR. Marzuki yang pernah menjabat sebagai pimpinan DPR 2009-2014 ini, menurutnya fungsi MPR RI hari ini justru semakin tidak jelas. Yang dimana hanya menyelenggarakan sidang sekali setahun, lebih dari itu hanya hadir pada acara-acara seremonial semata.

Terlebih lagi hal ini dilakukan pada DPD, alasan untuk menambah kursi pimpinan DPD menurut Marzuki sangat tidak masuk logika. “Kalau bicara soliditas, semua provinsi harus terwakili jadi pimpinan. Jadi, enggak masuk akal dan enggak logis cara berpikirnya,” terang Marzuki.

Lalu, lanjut Marzuki, pimpinan anggota dewan sebenarnya tak memiliki banyak fungsi, karena koordinasi utama yang menjadi ujung tombak jauh lebih penting pada peran fraksi, dan keputusan-keputusan yang lebih spesifik dilakukan oleh komisi-komisi di DPR. (aw/ko)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow