TKI Meninggal Tertimpa Beton di Hongkong

SHARE:

TKI Meninggal Tertimpa Beton di Hongkong
Elis Kurniasih, 33 tahun, meninggal setelah koma 6 hari akibat tertimpa beton penudung pendingin ruangan dari jendela lantai 5
Bengkaknya Pungutan, Pemerintah Perketat Aturan Main TKI ke Malaysia
Demontrasi di Depan Kedubes Arab Saudi Dibubarkan Paksa oleh Polisi

HONGKONG, SUARADEWAN.com – Elis Kurniasih, 33 tahun, meninggal setelah koma 6 hari akibat tertimpa beton penudung pendingin ruangan dari jendela lantai 5. TKI ini sedang duduk-duduk usai menunaikan shalat subuh di teras asrama agen tenaga kerjanya yang terletak di lantai 2, saat beton dari lantai 5 tiba-tiba runtuh dan menimpa tubuhnya.

Polisi Hong Kong masih menyelidiki apa penyebab beton tersebut copot dan jatuh menimpa Elis, serta apakah agen pemilik asrama memiliki izin mendirikan tenda berkain terpal di mana Elis berada.

Hukum Hong Kong mengharuskan semua warganya mendapat izin dari Departemen Bangunan terlebih dulu sebelum membangun atau menambah bagian rumah mereka, seperti dilaporkan oleh kontributor BBC Indonesia di Hong Kong Valentina Djaslim.

Sudrajat, 31 tahun, paman dari Elis menolak uang duka sejumlah HK$ 50.000 yang ditawarkan agen. Sementara itu, Sringatin, aktivis buruh migran yang mendampingi Sudrajat selama di Hong Kong menyatakan, keluarga memutuskan menolak uang duka cita tersebut karena khawatir uang itu akan mengganggu jalannya investigasi kasus Elis.

“Keluarga juga tersinggung karena nyawa Elis hanya dihargai HK$ 50.000, keluarga inginnya keadilan tetap ditegakkan dalam kasus Elis dan hak-hak Elis juga diberikan sepenuhnya,” kata Sringatin.

Pejabat KJRI Hong Kong Rafail Walangitan dari membenarkan adanya penolakan keluarga ini.

“Mungkin, keluarga menduga kalau uang itu sebagai uang damai jadinya ditolak,” kata Rafail.

Meski demikian, agen Sunlight Employment saat dihubungi lewat telepon menyatakan telah mengirim transfer HK$ 50.000 ke rekening milik ibu kandung Almarhumah. Sudrajat sendiri saat berita ini diturunkan, tidak dapat ditemui karena sibuk mengurus surat-surat pengantar pulang jenazah ke Bandung, Jawa Barat. (aw)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow