WP-MagOne-728x90

Tindakan Merundung (Bully) Punya Banyak Wajah

SHARE:

Tindakan Merundung (Bully) Punya Banyak Wajah
Komisi I: Seret Pelaku Kejahatan Etnis Rohingya ke Mahkamah Internasional!
Nyanyian Antasari: Bongkar Dalang Kriminalisasi, SBY dan Hary Tanoe Terseret

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Tindakan merundung atau bully yang akhir-akhir ini marak terekspos, ternyata punya banyak wajah. Berikut ini kami sampaikan apa-apa saja bentuk dari tindakan merisak tersebut.

  1. Bully Verbal

Salah satu tindakan merundung adalah bully verbal atau penindasan dengan menggunakan kata-kata. Beberapa contohnya, seperti gosip, celaan, fitnah, ancaman kekerasan, julukan nama mengejek, serta pernyataan bernuansa ajakan seksual.

  1. Bully Non-Verbal

Selain bully verbal, ada juga bully yang berbentuk non-verbal. Di antaranya adalah melihat sinis, ekspresi muka merendahkan, menonton aksi bully, mengancam, mendiamkan seseorang, memanipulasi persahabatan, dan mengirimkan surat kaleng.

  1. Bully Fisik

Tentu saja, tindakan bully jenis ini adalah tindakan paling ekstrim. Tidak hanya mengancam emosi, tapi juga menyeret tubuh ke dalam aksi yang bisa dikatakan mematikan ini.

Dan di antara bentuk-bentuk bully fisik ini, yakni meludahi, mencekik, menjambak, menggigit, memukul/menampar/menendang, serta merusak pakaian dan barang-barang.

  1. Bully Relasional

Bully jenis ini adalah tindakan yang sukar diidentifikasi, jika dibanding dengan bully fisik dan verbal. Sejumlah modelnya, yakni pelemahan harga diri korban secara sistematis, pengabaian, pengucilan, sikap-sikap tersembunyi seperti helaan nafas, pandangan agresif, cibiran, tawa mengejek, serta bahasa tubuh yang kasar.

  1. Bully di Ruang Siber

Dan yang terakhir adalah bully di ruang siber. Bentuknya bisa dengan mengirimkan pesan negatif di media sosial, voicemail yang kejam, mengirim e-mail negatif terus-menerus, membuat situs memalukan bagi korban, serta menggunakan akun palsu menyerang media sosial si korban.

Dengan mengenali macam-macam bentuk dari tindakan perundungan atau bully tersebut, diharapkan bisa sedikit meminimalisir tindakan serupa. Sebab jika bukan kita, siapa lagi yang harus menjaga kehidupan bersama yang penuh cinta dan damai?

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow