Ternyata Ini Alasan Napi Lapas Bisa Kendalikan Narkoba

SHARE:

Ternyata Ini Alasan Napi Lapas Bisa Kendalikan Narkoba
Martinus Sitompul.
Polda Bali Amankan 19 Ribu Pil Ekstasi Seharga Rp 9,5 Miliar
Polisi Periksa Napi yang Kendalikan 1,2 juta Butir Ekstasi dari Lapas Nusakambangan
Dukung Pemberantasan Narkoba, MPR Siap Lakukan Reformasi Birokrasi

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Publik kembali dikejutkan dengan terungkapnya penyedudupan 1,2 juta pil ekstasi dari Belanda yang dikendalikan oleh seorang Narapidana di Lembaga Permasyarkatan (Lapas) Nusakambangan, Aseng.

Mabes Polri menyoroti persoalan ini, dan Kamis (4/8) kemarin sudah mengirim tim dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk melakukan penyelidikan terhadap Aseng.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul menuturkan, penyeludupan 1,2 juta pil ekstasi itu bisa dilakukan Aseng dari dalam Lapas, bisa jadi karena ada kelalaian bahkan kesengajaan dari petugas Lapas.

Baca juga  19 Anggota Geng Narkoba Keroyok Tukang Parkir Hingga Tewas

“Petugas lalai, sebenarnya gak mungkin oknum, bisa saja dia ada yang lalai, ada kesengajaan,” kata Martinus di Mabes Polri, Jumat (4/8).

Menurutnya, saat ini sudah jadi pengetahuan umum di masyarakat bahwa Lapas menjadi tempat peredaran dan pengendalian narkoba. Apalagi lebih dari 60 persen pelaku saat ini berada di Lapas dan diduga terus menjalankan bisnisnya.

“Bukan rahasia umum lagi pemetaan kita itu salah satu rawan di LP dan hampir lebih dr 60 persen pelaku ada di LP. Dan patut diduga mereka terus bermain,” ungkap Martinus.

Baca juga  Anggota DPRD Depok Kedapatan Transaksi Sabu

Karena itu, ia berharap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengambil tindakan tegas dan transparan terhadap petugas Lapas nakal yang terbukti membantu Napi menjalankan bisnis narkobanya.

“Kita berharap ada tindakan yang kita ketahui pasti mereka lakukan tindakan tapi kita gak tahu progresnya seperti apa,” tandasnya. (za/tr)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS