Terima Banyak Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, KPK Minta Bantuan Mahasiswa

SHARE:

Terima Banyak Laporan Penyalahgunaan Dana Desa, KPK Minta Bantuan Mahasiswa
Kapolda Kaltim Tingkatkan Pengawalan Dana Desa dan Deteksi Dini Terorisme
Kasus Dugaan Suap APBD Jambi 2018, KPK Sita Dokumen dan Catatan APBD di Beberapa Lokasi
Alasan Negara Tidak Punya Uang, Fahri Minta KPK dan Komnas HAM Dibubarkan

MAKASSAR, SUARADEWAN.com – Terkait banyaknya pelaporan tentang penyalahgunaan dana desa, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta bantuan dari segenap mahasiswa se-Indonesia. Menruut Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, bantuan dari mahasiswa ini setidaknya mampu mengantisipasi penyahgunaan uang negara tersebut.

“Jangan sampai banyak kepala desa yang kejeblos. Mungkin tidak berniat jelek, tapi ya, di desa kan berapa kemampuannya. Nah, mahasiswa inilah yang bantu,” ujar Pahala di kampus Universitas Hasanuddin Makassar, Rabu (5/7/2017).

Baca juga  KPK Diharapkan Usut Koorporasi Penerima Dana Korupsi e-KTP

Adapun bentuk bantuan yang diharapkan dari mahasiswa, pertama, membantu KPK dalam membuat pertanggungjawaban.

“Kalau sistem penyalurannya enggak masalah, tapi ketika sampai di desa kan harus ada pertanggungjawabannya. Yang keuangan ini mengkhawatirkan datanya,” terangnya.

Pahala pun menerangkan bahwa dari puluhan triliun yang setiap tahunnya meningkat dan disalurkan ke desa, baru sekitar 30 persen yang menggunakan sistem pertanggjawaban, sementara sisanya masih belum.

Baca juga  Tersangka Korupsi Alkes Seret Nama Sandiaga Uno

“Uangnya sudah cair, nah, yang 70 persen ini gimana melaporkannya? Bayangkan jumlahnya segitu,” pungkasnya.

Lebih lanjut, KPK juga mengharapkan peran mahasiswa dalam hal perencanaan, beserta membantu pengawasannya jika memungkinkan.

“Kalau enggak dari awal didesain siapa yang mengawasi, kita pastikan bakal banyak nih kasus-kasus karena dana desa. Kalau kepala desanya aneh-aneh, laporin,” harapnya. (ms)

REKOMENDASI UNTUK ANDA

COMMENTS