Tercengang ‘The Wild One’, Komisi VIII DPR Dorong RUU Anti-LGBT Dibahas

SHARE:

Tercengang ‘The Wild One’, Komisi VIII DPR Dorong RUU Anti-LGBT Dibahas
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Deding Ishak.
Aksi Persekusi dan Sweeping Merusak Citra Negara Hukum
DPR Minta Masalah RI dan Freeport Tak ke Luar Jalur Bisnis

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sejak Minggu (21/5) kemarin publik dibuat heboh dengan penggerebekan tempat mesum kaum homoseksual di salah satu ruko di kawasan Jakarta Utara.

Dalam penggerebekan itu Polisi mengamankan seratus lebih pria homo dengan barang bukti kondom, alat bantu seks, dan lainnya.

Geram dengan peristiwa ini, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Deding Ishak mendesak agar wacana RUU anti perilaku LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual, Transjender) kembali digaungkan.

“Usulan mestinya direspons, mengingat komisi-komisi sudah punya bahasan masing-masing. Sebaiknya Baleg DPR, saya sebagai inisiator waktu itu menyampaikan kepada Menteri Agama, tapi Menag waktu itu menganggap ini masih perlu pembinaan saja. Menurut saya ini sudah sangat membahayakan, jadi perlu didorong kembali RUU anti LGBT ini,” kata Deding, Senin (22/5) malam.

Menurut Deding, perilaku LGBT itu memang amoral dan sangat berbahaya apabila dibiarkan. Pasalnya, perilaku buruk itu bisa menular dan ditiru oleh generasi bangsa yang diharapkan membawa lebih banyak kebaikan pada Indonesia di masa depan nanti.

“Ini memang amoral. Kalau dibiarkan akan sangat bahaya. ‘Kan anak ada teori imitasi, bisa meniru. Apalagi ini sekarang sudah demonstratif, menantang,” tukasnya.

Karena itu, Deding meminta pada aparat berwenang untuk menindak tegas para pelaku LGBT tanpa ada kompromi.

“Kita harus sepakat, kesadaran beragama harus ditingkatkan, kehidupan sosial ditingkatkan. Orangnya perlu direhabilitasi, kemudian para dedengkotnya itu perlu diketahui dan dicari,” tandasnya. (za/de)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow