WP-MagOne-728x90

Tak Mau Disebut Teroris, ISIS Mengancam Para Penegak Hukum di Indonesia

SHARE:

Tak Mau Disebut Teroris, ISIS Mengancam Para Penegak Hukum di Indonesia
Bendera ISIS terpasang di Polsek Kebayoran Lama, Selasa (4/7/2017).
Ada Tiga Faktor yang Mendasari Mengapa ISIS Bukanlah Islam
PKS Siapkan Bantuan Hukum Bagi Kadernya Yang Dibekuk Densus 88

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Sebuah bendera ISIS terpampang di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017). Menurut keterangan dari kepolisian, bendera tersebut dipasang oleh orang tak dikenal, yang memuat pesan-pesan ancaman, termasuk kepada para penegak hukum di Indonesia.

“Pemasang bendera meninggalkan pesan mengenai ‘thogut’ dan ‘Marawi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Ia juga mengatakan bahwa ada dua barang bukti yang disita dalam kejadian tersebut. Selain bendera, disita satu botol air mineral ukuran satu liter dengan kertas karton berwarna kuning di dalamnya.

Berikut ini sebagian tulisan yang ada dalam karton kuning tersebut:

Wahai para Anshor Thogut Polri, TNI, Banser, Densus, dan para antek-antek laknatulloh, bertobatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu, berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan, yang kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu yang telah menggantikan hukum Allah dengan hukum jahiliyah yang telah kalian buat.

Sadarlah kalian sesungguhnya kalian berperang di barisan Thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76) berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat Muslim serta ulama-ulama kami (Para Muwahidin) yang mempelajari dan mengamalkan tauhid yang dibawa dan diajarkan oleh Rosul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam.

Kini, kepolisian sudah mengecek rekaman CCTV dan meminta keterangan dari saksi yang berada di sekitar lokasi Polsek Kebayoran Lama. (ms)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow