Tak Boleh Ada Aksi Lagi di Sidang Putusan 9 Mei Kasus Ahok

SHARE:

Tak Boleh Ada Aksi Lagi di Sidang Putusan 9 Mei Kasus Ahok
Pasca Bertemu Presiden, GNPF-MUI Adakan Konferensi Pers
Aksi Simpatik 55 GNPF MUI, Tuntut Hakim Gunakan Pasal Penodaan Agama Pada Ahok

JAKARTA, SUARADEWAN.com – Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Mochammad Iriawan. Irawan meminta kepada segenap Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) agar tidak menggelar aksi pada saat sidang putusan terdakwa Basuki Tjahja Purnama atau Ahok yang akan digelar pada 9 Mei mendatang.

Menurutnya, hakim akan memberikan putusan yang terbaik bagi Ahok dan sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Yang jelas hari ini kan sudah terakomodir. Majelis hakim pasti akan membuat putusan yang baik,” kata Iriawan di Jakarta, Jumat (5/5/2017).

Aksi tersebut, lanjut Iriawan, berlangsung dengan baik. Massa GNPF yang berkisar 10.000 orang sudah menaati janji untuk menyampaikan aspirasi dengan damai. Dan saat ini, mereka yang datang dari luar Jakarta sudah melakukan perjalanan pulang ke daerah masing-masing.

“Secara umum kondisinya kondusif, terutama di wilayah di mana unjuk rasa dilaksanakan,” imbuhnya.

Terkait GNPF akan kembali menggelar aksi 9 Mei mendatang. Kabid Humas Polda Metro Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, pihaknya belum mendapat surat permohonan dari GNPF.

Lanjutnya, kalaupun GNPF kembali menggelar aksi, intelijen tentu akan mengevaluasi setiap permohonan terutama pergerakan massa dari luar kota.

“Kegiatan kami akan lihat kembali sesuai dengan analisis intelijen, apakah ada massa atau tidak. Kami siap amankan,” tutur Argo.

Sementara itu, Wakil Ketua GNPF MUI Zaitun Rasmin mengatakan bahwa aksi hari ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian aksi bela Islam yang digelar sebelumnya.

Namun pihaknya akan terus berjuang. Bedanya, aksi GNPF selanjutnya tidak akan menggelar aksi turun jalan, tetapi dengan do’a.

“Karena itu bapak dan saudara, kami tentu terus berjuang dengan doa. Tapi dengan aksi ini kami anggap aksi puncak. Kami bermunajat dan yakin doa akan didengar,” pungkasnya di Masjid Istiqlal. (ms/cn)

25000onon

COMMENTS

Ikuti kami di media sosial

Please Like and Follow